Harian Berantas

Harian Berantas - Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    terkini

    Viral Pernyataan Ketua BEM Sebut Kebebasan di Era Orde Baru

    HARIAN BERANTAS
    18/04/2022, 11:10 WIB Last Updated 2022-04-19T04:17:49Z
    Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), dan Masinton Pasaribu, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan di acara Hotroom, Jumat 15 April 2022. Foto (Dok: wartaduta.com)

     

    Penulis : Nanda I Editor : Riswan P

     

    HARIAN BERANTAS, JAKARTA - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Kaharuddin menjadi sorotan karena mengatakan era Orde Baru lebih memberi kebebasan dan kesejahteraan dibandingkan era Reformasi hingga era Jokowi.

     

    Ungkapan isi hatinya Kaharuddin ini pun menjadi viral di media sosial. Pernyataan itu dilontarkan Kahar saat membandingkan Orde Lama, Orde Baru, repormasi dengan era Presiden Jokowi.

     

    "Hari ini kesejahteraan contoh misalnya di Orde Lama kita memperoleh yang namanya kebebasan, tapi kesejahteraan tidak. Orde Baru kita memperoleh kebebasan, kesejahteraan kita punya. Hari ini yang ingin kita tanyakan adalah apakah kita punya kesejahteraan, apakah kita peroleh kebebasan?" ucap Kahar dalam video yang beredar di media sosial.

     

    Peranyataan Kaharuddin yang bikin heboh jagat maya itu bermula saat Ia berpendapat di sebuah forum yang diselenggarakan oleh Hotman Paris, dan memperoleh berbagai tanggapan beragam yang menjadi viral.

     

    Mendengar pernyataan itu, Masinton Pasaribu langsung memberikan tanggapannya. Aktivis 98 yang juga politisi PDI Perjuangan ini menyebut Orde baru itu tidak ada yang namanya kebebasan, kesejahteraannya semu.

     

    ''Jadi maksud saya teman-teman mahasiswa juga harus objektif,Karena kebebasan tidak ada dalam orde baru, makanya kami dan teman-teman tahun 97-98 menentang itu, memperjuangkan adanya demokrasi," kata Masinton di acara yang sama, Jumat 15 April 2022.

     

    Setelah pernyataannya viral di media sosial, Kahar pun mendapat banyak kritikan dari netizen karena mengeluarkan pernyataan yang menurut para netizen itu tidak berdasarkan fakta. Sebab, Orde Baru kerap memasung kebebasan berekspresi.

     

    Kemudian Kahar mengklarifikasi pernyataannya melalui akun Twitter pribadinya, @DinKaharud. Menurutnya, saat itu Ia ingin berbicara tentang rakyat mendapat kesejahteraan pada masa Orde Baru, tetapi tidak dengan kebebasan.

     

    “Koreksi Ketua BEM SI: Orde Baru kita dapat kesejahteraan, tetapi tanpa kebebasan dan keadilan. Panjang Nafas Perjuangan,” kata Kahar.

     

    Sementara itu, seperti dilansir dari detik.com, Minggu (17/4), Koordinator Media BEM SI, Luthfi Yufrizal, menjelaskan bahwa ini bukan sikap BEM SI melainkan murni hasil pemikiran Kahar.

     

    "Itu langsung dari Kahar sendiri yang mengatakan. Jadi terkait dengan yang kemarin itu, istilahnya menjadi pelajaran bagi kita semua. Jadi apapun yang ingin sampaikan, tidak ada salah-salah data," kata Luthfi.


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Viral Pernyataan Ketua BEM Sebut Kebebasan di Era Orde Baru

    Terkini

    Iklan

    Close x