Harian Berantas

Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    terkini

    Iklan

    Tingkat Elektabilitas Ridwan Kamil di Jabar Tinggi, Jadi Capres atau Cawapres ?

    HARIAN BERANTAS
    26/04/2022, 19:50 WIB Last Updated 2022-04-26T13:22:21Z
    Survei bertajuk "Kontestasi Politik 2024 di Provinsi Jawa Barat" yang digelar Cigmark

     

    HARIAN BERANTAS, KOTA BANDUNG - Hasil survei lembaga Cigmark menunjukkan tingkat popularitas dan preferensi Ridwan Kamil di mata publik Jabar lebih dominan dibandingkan tokoh lainnya. Potensi tersebut dinilai menjadi modal kuat bagi Ridwan Kamil untuk didaet sebagai calon presiden atau calon wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang, mengingat Jawa Barat merupakan lumbung terbesar untuk kontestasi tersebut.

     

    Dalam survei bertajuk "Kontestasi Politik 2024 di Provinsi Jawa Barat" yang digelar Cigmark pada 22-30 Maret 2022, 825 responden lembaga survei itu menjaring respons publik terhadap persaingan Pilgub Jabar dan Pilpres 2024.

     

    CEO Cigmark  Setia Darma mengatakan, meski tahapan kontestasi Pilpres 2024 saat ini masih babak penyisihan, namun masyarakat di Jabar sudah mulai menunjukkan tingkat kesukaan dan preferensi terhadap nama-nama yang beredar.

     

    “Prabowo Subianto dan Ridwan Kamil adalah figur calon presiden yang cukup terkenal di Jawa Barat, selain ada nama Anies Baswedan, Ahok, AHY hingga Gibran hingga Ganjar,” ujarnya dalam pemaparan hasil survei di Bandung, Selasa (26/4/2022).

     

    Survei popularitas dan kesukaan serta efektivitas yang dilakukan oleh Cigmark  menunjukkan popularitas Prabowo Subianto menduduki 96,10 persen, Ridwan Kamil 95,40 persen, Anies Baswedan 85,30%. Sementara untuk tingkat kesukaan terhadap figurnya Ridwan Kamil paling unggul dengan 91,00 persen, kemudian Prabowo Subianto 72 persen, lalu Sandiaga Uno 67,50 persen, dan Anies Baswedan 65,80 persen.

     

    "Jawa Barat tidak lagi menjadi lumbung suara Prabowo, tapi Ridwan Kamil sudah menguasai kandangnya sendiri," katanya.

     

    Saat pertanyaan apakah pilpres digelar hari ini ditanyakan kepada responden secara terbuka, menurut Setia, nama Prabowo Subianto dipilih oleh 14,40 persen responden, kemudian Ridwan Kamil 12,80 persen, lalu nama Presiden Joko Widodo berada di urutan ketiga dengan hasil sebesar 8,20 persen.

     

    "Sementara, ketika disodorkan 10 nama calon presiden, Ridwan Kamil menempati urutan pertama dengan 29,90 persen, kemudian Prabowo Subianto 25,80 persen, Anies Baswedan 15,30 persen, dan Ganjar Pranowo 9,0 persen," katanya.

     

    Ridwan Kamil masih menduduki pilihan responden tertinggi saat simulasi 7 dan 4 nama calon presiden disodorkan, Menurut Setia, survei tersebut juga berhasil menjaring sejumlah pemilih militan untuk masing-masing calon, yang menunjukkan tingginya jumlah pendukung kuat Ridwan Kamil di Jawa Barat sebesar 21,20 persen, kemudian Prabowo Subianto 14,80 persen, dan Anies Baswedan 8,40 persen.

     

    "Pemilih militan Ridwan Kamil itu berimbang dengan swing voter yang mencapai 45,50 persen," katanya.

     

    Sementara itu, untuk kontestasi Pilgub Jabar, Ridwan Kamil dinilai paling kuat dibandingkan calon lain yang dihadirkan dalam survei tersebut. Sebanyak 47 persen responden menyebut nama Ridwan Kamil secara spontan saat diberikan pertanyaan terbuka jika Pilgub Jabar digelar hari ini.

     

    “Nama-nama lain belum ada yang begitu menonjol, Dedi Mulyadi 2,9 persen, Susi Pudjiastuti 0,40 persen, ada juga nama Uu Ruzhanul Ulum dan Deddy Mizwar masing-masing 0,20 persen. Dari beberapa tokoh yang mengemuka, Ridwan Kamil yang paling dikenal dan tokoh yang disukai pemilih di Jawa Barat. Dalam konteks Pilgub Jabar, peluang Ridwan Kamil sangat besar untuk periode kedua,” jelasnya.

     

    Sedangkan menurut pengamat politik Karyono Wibowo yang menilai hasil survei CGIMark menunjukkan potensi Ridwan Kamil menjadi pemenang dalam kontestasi pemilihan gubernur Jawa Barat sangat besar.

     

    Menurutnya, peluang ini ditopang oleh kepuasan warga terhadap kinerja Ridwan Kamil sebagai kepala daerah, ditopang oleh figur yang populer dan karakter yang humanis.

     

    “Ridwan Kamil menjadi sosok paling kuat, perkasa di Pilgub, Ridwan Kamil paling dominan,” katanya.

     

    Sementara itu, untuk survei kontestasi Pilpres 2024, Karyono melihat Ridwan Kamil juga bisa mengungguli tiga capres yang selama ini menguasai berbagai hasil survei, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

     

    “Di Pilpres, Ridwan Kamil tidak sangat dominan, selisihnya dengan Prabowo Subianto kurang dari 10 persen, tetapi itu di atas margin of error, artinya ada persaingan ketat antara Ridwan Kamil dan Prabowo Subianto di Jawa Barat,” ungkapnya.

     

    Namun, jika survei diperluas secara nasional, Karyono menilai Ridwan Kamil berpeluang lebih besar menjadi calon wakil presiden. Menurut dia, kekuatan Prabowo, Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dalam sejumlah survei menunjukkan tiga posisi itu berada di urutan teratas.

     

    Sedangkan Ridwan Kamil berada di klaster kedua bersama Sandiaga Uno dan tokoh lainnya.

     

    "Capres kans masih ada, tapi dengan berbagai pertimbangan tidak mudah bagi Ridwan Kamil karena ada peran partai politik,''ujarnya.

     

    Ia juga menegaskan, posisi unggul Ridwan Kamil di Jabar menjadi modal besar saat disandingkan dengan calon wakil presiden mengingat Jabar memiliki jumlah pemilih terbesar di Indonesia.

     

    "Jadi kans calon wakil presiden sangat besar, dia bisa melaju karena memiliki modal popularitas dan elektabilitasnya cukup. Apalagi di Jawa Barat tingkat kesukaan pada Ridwan Kamil dominan hingga 91 persen," ujarnya.


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Tingkat Elektabilitas Ridwan Kamil di Jabar Tinggi, Jadi Capres atau Cawapres ?

    Terkini


    Iklan

    Close x