Harian Berantas

Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    terkini

    Iklan

    Pakai Bahasa Tegal, Paripurna Istimewa DPRD Ditutup dengan Upacara Kalung Batik

    HARIAN BERANTAS
    12/04/2022, 09:58 WIB Last Updated 2022-04-12T08:03:08Z
    Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal Jelang HUT Kota Tegal ke-442, digelar Senin (11/04/22) di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal.

    HARIANBERANTAS , TEGAL - Rapat Paripurna disampaikan menggunakan bahasa Tegal mulai dari penyaji hingga sambutan Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro dan sambutan Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan penutup disampaikan dalam bahasa Tegal.

     

    Rapat Paripurna juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal dan beberapa perwakilan kepala daerah dari eks Karesidenan Pekalongan seperti Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Pemalang.

     

    Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, mengatakan bahasa Tegal merupakan upaya menjaga budaya Tegal dari berbagai resiko.

     

    “Untuk menjaga keamanan di Budaya Tegal, Rapat Paripurna akan disampaikan dalam bahasa Tegal, saudara-saudara protokol dipersilahkan,” kata Ketua DPRD Kota Tegal mengawali Rapat Paripurna Istimewa yang kemudian dijawab “maturnuwun” dan acara pun dilanjutkan Rapat Paripurna menggunakan bahasa Tegal.

     

    Menurutnya, penggunaan bahasa Tegal selain pada Rapat Paripurna Istimewa HUT Tegal, juga digunakan dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Kota Tegal yang dilaksanakan setiap tahun pada tanggal 12 April. Tahun ini Upacara HUT Kota Tegal dilaksanakan di Ki Pendopo Gede Sebayu Kota Tegal.

     

    "Acara inti lan pokok Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal nang dina kiyé yakuwé: Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Tegal, Bab mréngati dina lairé Kota Tegal sing ping patangatus patang puluh loro (442) taun rongéwu rolikur (2022)," jelas Kusnendro dalam sambutannya.

     

    Peringatan HUT ke-442 Kota Tegal mengambil tema "Sag seg kerjané, marem hasilé" yang berarti cepat dalam kerja dengan hasil yang memuaskan.

     

    Selain menggunakan bahasa Tegal, Rapat Paripurna Istimewa tersebut, DPRD juga membagikan Batik Tegal kepada Wali Kota bersama Anggota Forum Komunikasi Pimpiman Daerah Kota Tegal, dengan cara mengalungkan Batik Tegal kepada Wali Kota dan Forkopimda Kota Tegal yang diiringi lagu penutup Padamu Negeri oleh Paduan Suara Gita Bahari Sebayu Pemkot Tegal.

     

    Menurut Ketua DPRD Kota Tegal, pengalungan Batik Tegal merupakan cindera mata, dalam arti persahabatan dan saling menghormati menghormati antar sesama manusia.

     

    Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kemajuan Kota Tegal. Ia terus menyampaikan bahwa Pemerintah Kota untuk meningkatkan kinerja. Ia berharap untuk mewujudkan Pemerintahan yang bersih, sungguh bekerja, bisa menampung aspirasi masyarakat dan bisa visioner.

     

    "Enyong ngaturakén kesuwun, muga dadi bungahé ati, muga bisa nambahi dukungan moral. Kanggo ngupaya ngewujudna tékad sing wis dadi kekarepane Pemrentah karo warga Tegal yakuwe nggawe Pemrentahan sing resik, sing nyambut gawene ora semrawud, bisa nampung kekarepanne

    masyarakat Tegal, uga tetep bisa nduwe pandangan tentang sing adoh," harap Wali Kota Tegal.(Ag)


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Pakai Bahasa Tegal, Paripurna Istimewa DPRD Ditutup dengan Upacara Kalung Batik

    Terkini


    Iklan

    Close x