Harian Berantas

Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    terkini

    Iklan

    Kementan Terus Kawal Ketersediaan Pangan di Kalsel Melalui Gelar Pasar Tani

    HARIAN BERANTAS
    24/04/2022, 08:23 WIB Last Updated 2022-04-26T15:38:05Z
    Dirjen Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto. (Foto: Dok. Harian Berantas)

     

    HARIAN BERANTAS, KALSEL - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, ketersediaan stok dan stabilitas harga sembako perlu terus dipantau dan dijaga. Oleh karena itu, sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Kementerian Pertanian perlu terus menggerakkan Pasar Tani bekerja sama dengan Pemerintah Daerah di 34 Provinsi dan pemangku kepentingan lainnya untuk menerapkan Gelar Pangan Murah (GPM). Salah satunya adalah GPM Kalsel yang diselenggarakan oleh Pasar Tani Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel selama 2 (dua) hari sejak Sabtu (23/04) hingga -Minggu, (24/04). GPM ini juga melibatkan Polri dan TNI, Darma Wanita, serta para vendor bahan sembako, termasuk BULOG.

     

    Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto mengatakan, Menteri Pertanian SYL meminta Kementerian Pertanian, dalam mengawal ketersediaan pangan pokok di daerah untuk aktif melibatkan Pasar Tani, Pasar Mitra Tani dan Toko Tani Indonesia Center yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

     

    “Kegiatan Pangan Murah di Kalimantan selatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pangan Murah yang diadakan di beberapa provinsi lain. Khusus di Kalimantan, kami telah mengadakan Gelar Pangan Murah di provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah. Melalui Gelar Pangan Murah diharapkan dapat mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pangan, terutama di daerah-daerah defisit yang memerlukan intervensi,” kata Prihasto.

     

    Prihasto menambahkan, ke depan kegiatan GPM diharapkan dapat melibatkan berbagai stakeholder (pemangku kepentingan) terkait ketersediaan logistik dan distribusi pangan di daerah, serta perlu diadakan secara rutin di titik-titik terdekat dengan masyarakat.

     

    .

    Turut hadir mendampingi Dirjen Hortikultura, Sekretaris Direktoran Jenderal Hortikultura, Retno Sri Hartati Mulyandari.

     

    Retno mengatakan, salah satu tugas penting Kementerian Pertanian adalah menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat. Melalui GPM ini, masyarakat bisa mendapatkan sembako yang disediakan oleh Kementerian Pertanian dan Dinas TPH dengan harga yang lebih murah dari harga pasar.

     

    “Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan dan Idul Fitri nanti, Pasar Tani yang dikoordinasikan Kementerian Pertanian Gelar Pangan Murah di seluruh provinsi. Seluruh pejabat Kementerian Pertanian turun di lapangan untuk mengawalnya. Semua produk yang dijual di Pasar Tani diambil langsung dari petani. Jadi kualitasnya terjamin dan harganya juga lebih terjangkau. Sementara itu, produk kebutuhan pokok lainnya yang tidak diproduksi oleh petani, seperti gula dan minyak, didatangkan langsung melalui vendor. Harapannya  kegiatan ini mampu memperkuat akses masyarakat terhadap bahan pangan yang berkualitas,” kata Retno.

     

    Hadir atas nama Gubernur Kalsel, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalsel, Syaiful Azhari. Syaiful  mengucapkan terima kasihnya lantaran telah terselenggaranya GPM di daerahnya, sehingga warga Kalsel bisa mendapatkan akses bahan pangan pokok yang berkualitas.

     

    “Kami sangat berterima kasih telah memilih kota kami untuk melaksanakan GPM ini kepada Dirjen Hortikultura beserta jajarannya. Hal ini sangat membantu untuk mengenalkan petani daerah, sehingga petani mampu sevara langsung memasarkan produk unggulan yang diproduksinya dan bisa memahami komoditas apa yang bisa kami tingkatkan, khususnya di Kalimantan Selatan ini," kata Syaiful.

     

    .

    GPM disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat sekitar karena harga sembako yang dijual justru lebih murah dari harga pasar.

     

    “Gelar sembako murah ini sangat membantu kami sebagai masyarakat. Di tengah berbagai bahan kebutuhan pokok yang mahal dan langka, hal ini sangat menolong diwaktu mendekati lebaran. Semoga gelar Pangan Murah ini semakin banyak diadakan di berbagai tempat,” pungkas Satiyah, salah satu pengunjung.

     

    Untuk diketahui, GPM di Kalsel menjual berbagai komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat khususnya pangan pokok/strategis seperti beras lokal mutiara (Rp 10.000/kg), beras lokal unus/mayang (Rp 10.000/kg), beras unggul (Rp 8.000/kg), minyak goreng (Rp 20.000/liter), gula putih curah (Rp 11.000/kg), bawang merah (Rp 28.000/kg), bawang putih (Rp 25.000/kg), cabai rawit (Rp 22.000/kg), telur ayam ( Rp 22.000 /kg), paha ayam (Rp 12.000/kg), dan ayam utuh (Rp 32.000/kg).


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Kementan Terus Kawal Ketersediaan Pangan di Kalsel Melalui Gelar Pasar Tani

    Terkini


    Iklan

    Close x