Harian Berantas

Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    terkini

    Iklan

    Kementan Jamin Kecukupan Pangan di Perbatasan Kalimantan Utara

    HARIAN BERANTAS
    26/04/2022, 15:13 WIB Last Updated 2022-04-26T15:37:31Z
    Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Kodim 0914/Tana Tidung, Dinas Pertanian Kalimantan Utara, Pusat Toko Tani Indonesia Kalimantan Utara menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) yang berlangsung selama dua hari, yakni 23-24 April 2022.

     

    HARIAN BERANTAS,  TANA TIDUNG - Menjelang Hari Raya Nasional dan Keagamaan (HBKN), khususnya Idul Fitri 2022, Menteri Pertanian memberikan perhatian yang cukup besar terhadap kecukupan pangan di seluruh daerah. Kabupaten Tana Tidung Kalimantan Utara merupakan salah satu daerah terluar yang sering mengalami permasalahan di bidang pangan. Selama ini berbagai komoditas pangan di kabupaten tersebut harus didatangkan dari provinsi lain. Tak ayal seringkali ada masalah dengan ketersediaan pangan yang diikuti dengan harga yang mahal.

     

    Disparitas harga pangan dengan pulau Jawa jauh signifikan. Jika harga beras di Jawa masih berkisar Rp. 10 ribu/kg, di Tana Tidung mencapai Rp. 13 ribu/kg. Begitu juga dengan harga sayuran seperti cabai rawit, jika di Jawa saat ini tidak lebih dari Rp. 30 ribu/kg, maka salah satu kabupaten termuda di Kalimantan Utara ini harganya bisa mencapai Rp. 80 ribu/kg. Kurang lebih hal yang sama terjadi pada komoditas pangan lainnya.

     

    Menyikapi hal tersebut, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menginstruksikan jajarannya untuk memantau dan memastikan kecukupan pangan di daerah tersebut. Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung, Kodim 0914/Tana Tidung, Dinas Pertanian Kalimantan Utara, Pusat Toko Tani Indonesia Kalimantan Utara menggelar Gelar Pangan Murah (GPM) yang berlangsung selama dua hari, yakni 23-24 April 2022.

     

    Dirjen Hortikultura, Prihasto Setyanto, melalui satgas yang ditugaskan, berjanji akan merumuskan program perbaikan pangan berkelanjutan bersama Dinas Pertanian Tana Tidung.

     

    “Potensi lahan dan iklim Tana Tidung sangat cocok untuk percepatan peningkatan produksi pangan. Hanya perlu sedikit intervensi untuk membangkitkan kembali Tana Tidung sebagai lumbung pangan baru di Indonesia,” ujarnya melalui pesan suara, Minggu (24/4).

     

    Hadir di lokasi, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Produk Hortikultura Bambang Sugiharto yang mengatakan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat.

     

    “Gelar Pangan Murah atau GPM juga dilaksanakan di lokasi marginal jelang Idul Fitri seperti sekarang. Kami berharap melalui kegiatan ini dapat meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Dengan demikian, masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman,” jelas Bambang.

     

    Dalam sambutannya Bupati Tana Tidung yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi Herson ST menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian atas perhatiannya kepada masyarakat Tana Tidung.

     

    “Masyarakat Tana Tidung yang berbatasan dengan Malaysia sering mengalami masalah pangan. Biasanya harga pangan cukup tinggi, apalagi selama puasa dan lebaran. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Menteri Pertanian. Kami juga meminta perhatian lebih untuk urusan pertanian di wilayah kami. Kami berharap sektor pertanian dapat berkembang lebih jauh guna menunjang wilayah sekitar dan Ibukota Negara di masa mendatang,” kata Herson.

     

    Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan ini dapat menjadi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengatasi kerawanan pangan secara berkelanjutan.

     

    “Kami berharap pusat dapat mendukung program peningkatan produksi pangan di sini agar tidak lagi mengalami kelangkaan pangan atau harga pangan yang tinggi,” jelasnya.

     

    Turut mendampingi dirinya, Komandan Kodim 0914, Letkol Tri Priyo Utomo, juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian.

     

    “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian. Kami juga hadir di sini untuk mendukung keamanan pangan. Tugas utama TNI adalah mengamankan wilayah teritorialnya. Urusan pangan merupakan salah satu hal yang mendukung keamanan Teritorial,''katanya.

     

    Masyarakat tampak antusias hadir di Aula pendopo Jafarudin Tideng Pale.

     

    “Kami sangat senang dengan gelar pangan murah ini karena bisa meringankan uang belanja kami menjelang Idul Fitri. Harga bahan pangan di daerah kami ini semua serba mahal. Terima kasih bapak Menteri Pertanian, kami sangat berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan,” kata Yus, salah satu pengunjung.

     

    Sebagai penyelenggara, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Tana Tidung mengaku senang bisa terlibat penuh dalam menyukseskan acara tersebut.

     

    “Kami dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan sangat mendukung kegiatan GPM ini, mengingat kegiatan APBD kami sangat terbatas,” kata Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Yulandiansah.

     

    Selama acara dua hari, harga cabai rawit adalah Rp. 75 ribu/kg, cabai keriting Rp. 70 ribu/kg, bawang merah Rp. 35 ribu/kg, bawang putih Rp. 35 ribu/kg, gula Rp. 14 ribu/kg. telur ayam Rp. 45 ribu/kg, beras ukuran 5 kg Rp. 60 ribu/kg dan ukuran 10 kg Rp. 120 ribu/kg dan minyak goreng Rp. 25 ribu/kg. Semua item ini jauh dari harga pasar.


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Kementan Jamin Kecukupan Pangan di Perbatasan Kalimantan Utara

    Terkini


    Iklan

    Close x