Harian Berantas

Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    terkini

    Iklan

    Kawal dan Pantau Ketersediaan Stok Pangan di Kalimantan Tengah, Kementan: Stok Aman

    HARIAN BERANTAS
    12/04/2022, 10:18 WIB Last Updated 2022-04-12T03:18:43Z
    .

     

    HARIAN BERANTAS, JAKARTA - Dalam rangka menjamin seluruh bahan pangan pokok selama Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun 2022, Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah di Indonesia melakukan pengawalan dan pemantauan ketersediaan pangan dan harga 12 bahan pokok.

     

    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta seluruh jajarannya di Kementan untuk turun langsung ke lapangan, mengawal ketersediaan pangan dan harga bahan pokok, terutama pada saat bulan Ramadhan hingga Lebaran nanti.

     

    Sebagai tindak lanjut dari Arahan Mentan SYL, Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto membagi jajarannya untuk melakukan tugas pengawalan ketersediaan pangan pokok.

     

    “Saya membagi tugas untuk memantau dan mengawal ketersediaan pangan pokok. Ini dilakukan agar stok dan harga pangan pokok stabil, terutama selama Ramadhan dan menjelang Lebaran nanti. Saya sendiri turut terjun langsung memantau kondisi di Garut,” ujar Prihasto, saat dihubungi secara terpisah.

     

    Salah satu lokasi yang dikunjungi oleh Tim Direktorat Jenderal Hortikultura adalah Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam pengawalan dan pemantauan, 12 bahan pokok yang menjadi prioritas adalah beras, jagung, kedelai, telur ayam, ayam, daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan gula pasir. Di Provinsi Kalimantan Tengah, data ketersediaan dan harga yang diperoleh dari 14 kabupaten dan kota secara rutin dilaporkan setiap hari Jumat melalui Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian.

     

    Berdasarkan pantauan pada Sabtu dan Minggu, 9-10 April 2022 terhadap pelaku pasar termasuk pedagang besar, distributor eceran, dan gudang BULOG di bulan Ramadhan, hingga memasuki hari ke-8, didapati kondisi ketersediaan dan stok pangan di Pasar Kahayan dan Pasar Besar Palangkaraya yang ada di Kota Palangkaraya serta Pasar Rakyat Handep Hapakat yang ada di Kabupaten Pulang Pisau cenderung aman. Kondisi seperti ini diharapkan akan terus berlangsung hingga lebaran tiba. Menurut sejumlah pedagang dan distributor yang ditemui, diketahui bahwa untuk Ramadhan kali ini pasokan bahan pangan masih lancar dan tidak ada kelangkaan, serta kenaikan harga masih tergolong wajar.

     

    Direktur Perbenihan Hortikultura sekaligus penanggung jawab (PJ) Provinsi Kalimantan Tengah, Inti Pertiwi Nashwari melakukan monitoring langsung ke Pasar Besar Palangkaraya pada Senin (11/04). Hasil Pemantauan menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman.

     

    “Pagi ini kami di pasar mengecek ketersediaan bahan pangan pokok. Semua dalam kondisi yang aman. Aman dalam arti ketersediaan tidak masalah dan pasokan lancar, serta stok masih ada. Saya dapat memastikan bahwa ketersediaan pangan di Kalimantan Tengah khususnya di Palangkaraya masih baik dan Insya Allah sampai lebaran. Pedagang juga semuanya menyatakan saat ini kondisi pasar masih baik,” ungkap Inti saat menghadiri Pembukaan Gelar Pangan Murah Pasar Mitra Tani/Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah.

     

    Inti menambahkan, kemungkinan besar tidak akan ada gejolak selama distribusinya lancar. Hal ini terjadi jika ada gangguan distribusi yang diakibatkan oleh banjir atau keterlambatan jadwal berangkat.

     

    “Selama tidak terjadi hal itu, dipastikan semua stok aman,” tambahnya.

     

    ketersediaan yang memadai juga ditunjukkan dengan stok bahan pangan pokok yang melimpah, baik distributor maupun di gudang. Pasokan komoditas hortikultura cabai dan bawang merah untuk Kota Palangkaraya dan kabupaten lainnya yang berasal dari Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, serta ketersediaan bawang putih juga dalam kondisi aman.

     

    Komoditas pangan utama yang berasal dari pabrikan seperti gula pasir dan minyak goreng ketersediaannya relatif aman karena di Kalimantan Tengah terdapat tiga pabrik minyak goreng, yaitu PT Sinar Alam Permai (Wilmar Internasional) dan PT. Citra Borneo Indah (CBI Group) di Kotawaringin Barat serta PT. Sukajadi Sawit Mekar (Musim Mas Grup) di Kotawaringin Timur yang siap memasok minyak goreng ke seluruh provinsi. Sementara itu, untuk gula pasir, pasokan yang berasal dari Pulau Jawa yang sebagian besar stoknya disimpan di gudang distributor di Kota Banjarmasin.

     

    “Ketersediaan beras, daging sapi, daging ayam, telur, dan kedelai, meskipun dipasok dari luar Kalimantan Tengah, namun masih dipastikan aman,” ujar Inti.

     

    Kondisi ketersediaan stok pangan utama ini turut dikuatkan oleh pernyataan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, H. Nuryakin saat menghadiri acara GPM PMT/TTIC. Nuryakin menyatakan bahwa ketersediaan pangan aman dan hijau.

     

    “Pertama, pada prinsipnya Kalteng ini aman. Kedua, kita ini dipantau, bahkan tim dari kementerian turun memastikan dan memang betul hijau. Namun, yang lebih penting sebenarnya adalah jalur distribusi. Ini bisa saja trouble. Daratan laut akan kita pastikan. Karena kebijakan pemerintah untuk transportasi ketersediaan pangan itu sifatnya wajib. Tidak ada sisapa yang bisa menahan,''pungkasnya.


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Kawal dan Pantau Ketersediaan Stok Pangan di Kalimantan Tengah, Kementan: Stok Aman

    Terkini


    Iklan

    Close x