Harian Berantas

Harian Berantas - Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    terkini

    Kasus kematian Anak kandung, Aliansi Mahasiswa Kampar Minta Polda Riau Periksa Mantan Ketua KNPI

    HARIAN BERANTAS
    13/03/2022, 09:34 WIB Last Updated 2022-03-13T02:34:21Z
    Sejumlah nama yang dinilai merupakan saksi kunci dituliskan pada spanduk yang terbentang di pagar Kejati Riau.

     

    HARIAN BERANTAS, PEKANBARU - Sekitar puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa (AMK) Pekanbaru menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi Riau.

     

    Mereka meminta pihak Kejaksaan Tinggi Riau mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) dan obat kadaluarsa tahun 2020 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kampar.

     

    Selain itu, dalam kesempatan yang sama, massa juga meminta Kapolda Riau mengusut tuntas dugaan pembunuhan bayi berinisial Y yang lahir dari seorang perempuan berinisial G yang menyeret nama Ketua DPD Demokrat Riau yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Agung Nugroho.

     

    "Kami meminta kepada Kapolda Riau untuk mengusut tuntas kasus kriminal keji atas dugaan Agung Nugroho yang telah membunuh anak kandung sendiri, yaitu bernama almarhum Yusuf ketika usia dua bulan," teriak Koordinator lapangan, Cecep Permana Galih di depan Kantor Kejati Riau, Jumat (11/03).

     

    Cecep mengatakan, dugaan pembunuhan anak berinisial G itu terjadi karena ibu kandung Agung Nugroho disebut-sebut menganggap korban G sebagai anak haram.

     

    "Karena mama Agung ini malu memiliki cucu keluar secara haram," teriak Cecep di depan Kantor Kejati Riau, Jumat (11/03).

     

    Cecep memastikan, bahwa bayi G yang diduga korban pembunuhan yang menyerat Agung Nugroho itu tidak tidaklah haram.

     

    "Menurut keyakinan kami, itu tidak haram," katanya.

     

    Cecep menegaskan akan melaporkan kasus dugaan pembunuhan tersebut ke Polda Riau. Selain itu, Cecep juga mengaku mengetahui dan menjamin terkait kasus dugaan pembunuhan tersebut.

     

    "Kami akan membuat laporan ke Kejati Riau, bahkan dan Polda Riau sebagai bentuk kekecewaan kami dan bentuk kemanusian kami kepada masyarakat Pekanbaru," tegasnya seraya memperlihatkan tulisan sejumlah nama yang dinilai merupakan saksi kunci dituliskan pada spanduk yang terbentang di pagar Kejati Riau.

     

    Sementara itu, saat tim awak media melalui pimpinan umum www.harianberantas.co.id menghubungi mantan Ketua KNPI Riau (Agung Nugroho, red) atas dugaan pembunuhan seorang bayi berinisial Y yang menyeret namanya, melalui Pesan WhatsApp di nomor pribadinya 08123997** tidak memberikan informasi keterangan apapun. Hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi tersebut juga belum mendapat jawaban.

     

     (Red)


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Kasus kematian Anak kandung, Aliansi Mahasiswa Kampar Minta Polda Riau Periksa Mantan Ketua KNPI

    Terkini

    Iklan

    Close x