Harian Berantas

Harian Berantas - Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    terkini

    Virus Omicron di Kota Depok meningkat, SMA Negeri 1 Terapkan PJJ

    HARIAN BERANTAS
    07/02/2022, 17:03 WIB Last Updated 2022-02-07T11:18:56Z
    Kepala Sekolah SMA  Negeri 1 Depok, Usep Kasman

     

    Penulis : Raymond Siahaan I Editor : Riswan P


    HARIAN BERANTAS, KOTA DEPOK - Tren peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia meningkat sangat pesat, termasuk tingginya angka terpapar di Kota Depok yang semakin mengkhawatirkan. Persentase kasus positif atau positivity rate mengalami peningkatan yang signifikan ini membuat sejumlah sekolah di berbagai kota mengambil langkah untuk menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa dan guru. Langkah ini juga dilakukan SMA Negeri 1 Kota Depok untuk menekan penyebaran varian virus terbaru ini.

     

    Menurut Kepala SMA Negeri 1 Depok, Usep Kasman saat ditemui di ruangannya, Senin (07/02/22) mengatakan, hal itu dilakukan untuk melindungi diri para siswa dan guru. Selain itu, dikatakannya selama ini siswa belajar online atau Daring dan mereka (siswa) sudah sangat jenuh.

     

    ''Padahal, sebelumnya pada Januari 2022, di minggu pertama, sudah diadakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan daya tampung terbatas 50% siswa yang masuk. Jika dianggap efektif, maka akan dilanjutkan lagi pada minggu kedua dengan kapasitas yang sama yaitu 50% siswa. Jam pelajaran dipersingkat dari pukul 07.30 sampai 11.30,'' ujarnya.

     


    ''Yang kami takutkan saat mereka belajar PTM, ada Euphoria berlebihan dari mereka yang tidak bisa kami kendalikan saat sepulang sekolah. Seperti diketahui, transmisi penularan variant Omicron ini sangat cepat,'' lanjut pria berkacamata ini.

     

    Lebih lanjut, ayah dari dua putri ini mengatakan, SMA Negeri 1 tetap mengacu pada SKB Empat Menteri, meski sudah ada surat resmi dari Wali Kota Depok yang mengizinkan PTM 100% dilaksanakan, namun pelaksanaannya masih diserahkan kepada sekolah itu sendiri. Artinya, kata Usep, jika ada siswa atau guru yang terpapar Covid, pihak sekolah bisa mengambil keputusan untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar di rumah (BDR) sebagaimana tertuang dalam SKB Empat Menteri tersebut. Selain itu, usep mengatakan, pihak sekolah juga akan  selalu berkoordinasi dengan Puskesmas Kota Depok dan Satgas Covid 19.

     

    Seperti diketahui, ada 15 siswa di SMA Negeri 1 Depok yang terpapar Covid Varian Omikron, sedangkan untuk guru ada 3 orang. Pihak sekolah sendiri mengetahui dari orang tua siswa yang anaknya positif Covid.

     

    Mengetahui hal tersebut, Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Depok Usep Kasman langsung mengambil langkah dengan mengeluarkan surat bernomor 100/103/2/2022 perihal perpanjangan PJJ/BDR kembali mulai Senin, 7 Februari sampai dengan 11 Februari. Namun jika dianggap aman, PTM akan dilakukan kembali, tentunya dengan jumlah mahasiswa yang masuk sebanyak 50%.

     

    Pria kelahiran Garut 10 Oktober 1970 ini tak mau berkompromi dengan penyakit yang melanda hampir seluruh dunia. Di seluruh sudut gedung sekolah terdapat hand sanitizer dan pengukur suhu tubuh serta wastafel cuci tangan. Bahkan Satuan Pengamanan (Satpam) diperintahkan untuk tetap siaga memantau siswa, guru atau tamu yang masuk ke lingkungan sekolah dengan wajib memakai masker dan mengukur suhu tubuh, serta mencuci tangan.

     

    Untuk diketahui, sebelumnya Wali Kota Depok Mohammad Idris dalam siaran persnya, Rabu (2/02/22) menyatakan data positivity rate (PR) mengalami tren peningkatan dari 17 hingga 23 Januari yang tercatat sebesar 4,36 persen. Angka tersebut melonjak menjadi 12,63% pada periode 24-30 Januari 2022.

     

    Selain itu, infeksi Covid-19 tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tetapi juga pada bayi dan anak-anak. Berdasarkan catatan informasi yang diperoleh, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok Devi Mayori mengungkapkan, saat itu ada 19 pasien positif Covid-19 yang dirawat. Dari 19 pasien tersebut, salah satunya masih bayi. Devi mengatakan, bayi tersebut dirawat di RSUD Kota Depok sejak Selasa (1/02/22).


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Virus Omicron di Kota Depok meningkat, SMA Negeri 1 Terapkan PJJ

    Terkini

    Iklan

    Close x