Harian Berantas

Harian Berantas - Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    terkini

    Menghadapi lonjakan Covid-19, Kapolri mengimbau masyarakat untuk tidak panik.

    HARIAN BERANTAS
    08/02/2022, 17:27 WIB Last Updated 2022-02-09T06:29:07Z
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat berada di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/2/2022)

     

    HARIAN BERANTAS, BEKASI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini. Ia meminta warga tetap disiplin dalam protokol kesehatan (prokes) dan  melakukan vaksinasi.

     

    Himbauan ini disampaikan Sigit, saat meninjau percepatan vaksinasi di seluruh Indonesia dengan hadir secara langsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/2/2022).

     

    "Masyarakat tidak usah panik, kemudian terganggu. Namun bagaimana kemudian kita tingkatkan kewaspadaan, melaksanakan vaksinasi bagi yang sudah waktunya. Dan tetap mematuhi serta disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," kata Sigit.

     

    Pada kesempatan itu, Sigit juga menyapa secara virtual wilayah di Indonesia yang menggelar acara vaksinasi tersebut. Dalam hal ini, mantan Kapolda Banten itu mengingatkan kembali pesan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi), terkait memaksimalkan akselerasi vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia.

     

    "Ini saya ingin mengingatkan pesan Pak Presiden saat memimpin langsung vicon dengan seluruh Pemda dengan rekan-rekan semua. Saya ingatkan kembali bahwa, salah satu langkah prioritas yang dilakukan, bagaimana dalam waktu yang kurun waktu satu atau dua minggu ini, akselerasi vaksinasi betul-betul dimaksimalkan. Khususnya terkait saudara kita yang lansia. Tentunya ini memerlukan strategi. Karena memang ada yang perlu pendekatan dengan mendatangi secara langsung, karena situasi wilayah geografis yang tentunya perlu dihadapi rekan-rekan," ujar Sigit.

     

    Tidak hanya itu, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan semua pihak yang berada di garda terdepan dalam penanganan dan pengendalian Covid-19, untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi. Secara khusus, warga yang belum divaksinasi dan yang telah melewati periode enam bulan dari vaksin kedua mendapatkan booster.

     

    "Namun paling penting sosialisasikan lagi kepada masyarakat untuk secepatnya melaksanakan vaksinasi khususnya yang belum vaksin. Dan bagi yang sudah waktunya melaksanakan vaksin booster ingatkan. Karena tadi sudah disampaikan, kalaupun sudah vaksin dua kali, sudah booster tetap bisa kena varian Omicron," ucap Sigit.

     

    Sigit mengatakan, vaksinasi dapat meningkatkan imunitas (kekebalan-red) dan mengurangi fatalitas bagi seseorang yang terinfeksi virus Covid-19. Karena berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kasus kematian didominasi oleh mereka yang tidak mendapatkan vaksinasi dan kelompok lansia memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

     

    "Tentunya dengan rekan-rekan yang sudah semua melaksanakan vaksin, tingkat fatalitasnya akan sangat jauh. Tadi sudah disampaikan pak Menkes data rata-rata yang meninggal adalah belum vaksin dan yang lansia komorbid. Itu yang menjadi prioritas," tutur Sigit.

     

    Selain itu, terkait kedisiplinan prokes, Sigit meminta masyarakat perlu menggunakan masker double atau dua lapis, terutama di tempat-tempat kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian.

     

    "Kemudian masalah penggunaan masker tolong diingatkan kembali. Bila perlu lokasi-lokasi yang ada kerumunan-kerumunan pakai masker double. Karena ini menjadi penting, menjadi sumber penularan pada saat masker tidak digunakan. Itu akan terjadi. Kita tahu bahwa penularannya sangat cepat. Sehingga disiplin penggunaan masker tolong untuk tingkatkan kembali," imbau Sigit.

     

    Demi mencegah penyebaran virus corona, Sigit menekankan soal pentingnya seluruh pihak untuk mematuhi dan melaksanakan aturan tertuang dalam PPKM Level 3 yang saat ini sudah ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia, khususnya di wilayah Jawa-Bali.

     

    "Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan terkait itu. Sehingga tolong betul-betul diingatkan agar kepatuhan terkait aturan tersebut bisa dilaksanakan. Dipastikan kepatuhannya. Khususnya terkait dengan tempat yang diberikan kesempatan untuk melaksanakan aktivitas," kata Sigit.

     

    "Namun disisi lain aturan jamnya, jam operasionalnya tolong diingatkan. Kita bisa sama-sama menjaga. Disatu sisi aktivitas masyarakat terkait masalah kegiatan ekonomi berjalan. Namun disisi lain varian Omicron bisa kita antisipasi,"pungkas Sigit.


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Menghadapi lonjakan Covid-19, Kapolri mengimbau masyarakat untuk tidak panik.

    Terkini

    Iklan

    Close x