Harian Berantas

Harian Berantas - Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    terkini

    Seorang buruh kebun sawit yang diduga pelaku cabul terhadap anak di bawah umur ditangkap Polres Inhu

    HARIAN BERANTAS
    06/12/2021, 23:06 WIB Last Updated 2021-12-06T16:06:38Z
    NV alias Nov (20), warga Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku


    HARIAN BERANTAS, INHU - Satuan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Inhu berhasil mengamankan seorang buruh perkebunan kelapa sawit yang tega memperkosa anak di bawah umur, sebut saja Teratai (14) warga desa di Kecamatan Rengat.

     

    Pelaku cabul dan persetubuhan anak bawah umur ini berinisial NV alias Nov (20), warga Desa Pulau Jumat, Kecamatan Kuala Cenaku, diamankan unit PPA Polres Inhu pada Senin 15 November 2021 setelah orang tuanya membawa pelaku ke Mapolres Inhu.

     

    Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso S.I.K, M.Si melalui PS Kasubsi Penmas Polres Inhu Aipda Misran, Senin 6 Desember 2021 membenarkan diamankannya pelaku pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur tersebut.

     

    Ia menjelaskan, aksi perbuatan biadab pelaku terjadi pada Jumat, 17 September 2021, sekitar pukul 1.30 WIB, saat itu korban sedang sendirian di rumah menonton TV. Kemudian, pelaku datang dan masuk ke dalam rumah dengan alasan minta minum karena haus usai memanen buah kelapa sawit.

     

    Setelah minum, pelaku duduk sebentar sambil bermain handphone android, rupanya pelaku sedang memutar video porno. Pelaku mendekati korban, memaksa korban ikut menonton video haram itu. Tentu saja korban yang masih polos dan tidak mengerti apa-apa itu menolak.

     

    Namun pelaku tetap saja memaksa korban menonton, selanjutnya pelaku memeluk dan mencium serta berbuat senonoh terhadap korban secara paksa. Bahkan pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan bada layaknya seperti suami istri.

     

    Setelah puas melampiaskan nafsu bejatnya,  pelaku keluar dari rumah dan sambil mengancam akan membunuh korban jika menceritakan kejadian itu pada orang lain.

     

    Ketika itu korban diam membisu, depresi dan ketakutan, bahkan sejak kejadian itu, sifat korban langsung berubah, pendiam bahkan sering melamun sendiri. Perubahan ini rupanya diketahui bibi korban, DR (40), pada Kamis 4 November 2021, akhirnya korban menceritakan semua kejadian menyakitkan dan menakutkan itu pada bibinya. Saat itu juga, bibi korban datang ke Polres Inhu untuk melaporkan kejadian dialami korban.

     

    Setelah menerima laporan, unit PPA Satreskrim Polres Inhu langsung memburu pelaku, namun tak kunjung ditemukan, kemudian Minggu 14 November 2021, Kanit PPA Polres Inhu mendatangi rumah orang tua pelaku dan berkoordinasi dengan orang pelaku.

     

    Sesuai janji orang tua pelaku, pihaknya langsung membawa pelaku ke Mapolres Inhu untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Benar, seperti yang dijanjikan, Senin 15 November 2021, orang tua pelaku membawa pelaku untuk menyerahkan diri ke Mapolres Inhu.

     

    ''Hasil pemeriksaan tim PPA Polres Inhu, NV mengakui semua perbuatannya, mencabuli dan memperkosa anak bawah umur, sekarang, pelaku dan sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Inhu," pungkas Misran.

     

    Pinten S.


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Seorang buruh kebun sawit yang diduga pelaku cabul terhadap anak di bawah umur ditangkap Polres Inhu

    Terkini

    Iklan

    Close x