Harian Berantas

Harian Berantas - Berani, Tegas dan Akuntabilitas

  • Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    terkini

    Pemkab Kampar Gunakan Dana PUPR APBD & Pokir DPRD untuk Proyek Tanpa Nama

    HARIAN BERANTAS
    03/12/2021, 09:31 WIB Last Updated 2021-12-03T03:04:14Z
    (FOTO DOKUMEN / HARIAN BERANTAS/2021)


    HARIAN BERANTAS, KAMPAR - RIAU - Proyek tanpa papan proyek alias tak berindentitas ditengarai menjamur di kawasan Kabupaten Kampar. Diduga pekerjaan proyek ini berpotensi rawan praktik KKN.

     

    Berdasarkan informasi yang dihimpun media dari salah satu anggota komunitas RN, Rabu (21/1/21), kegiatan proyek perbaikan dan penimbunan jalan desa telah dilakukan di tiga kecamatan dengan menggunakan anggaran pokir anggota DPRD Kabupaten Kampar.

     

    Menurut RN, proyek dana pokir DPRD Kampar untuk Kecamatan Tapung, Tapung Hulu dan Tapung Hilir ini banyak menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, puluhan proyek dilakukan tanpa papan informasi proyek atau tanpa identitas.

     

    Untuk mengetahui kebenaran informasi masyarakat terkait proyek tersebut, Harian Berantas mencoba melakukan penelusuran yang kemudian ditemukan ada dua kegiatan proyek yang berlokasi di Desa Bukit Kemuning Kabupaten Tapung Hulu, seperti proyek drainase dan penimbunan jalan, tidak menggunakan papan informasi proyek sama sekali.

     

    Menurut warga, pekerjaan drainase tersebut merupakan proyek pemerintah daerah yang bersumber dari APBD oleh Dinas PUPR Kabupaten Kampar.

     

    “Bangunan drainase itu berasal dari APBD melalui Dinas PUPR. Penimbunan jalan itu berasal dari dana pokir anggota DPRD Kampar,” kata warga tersebut.

     

    Selanjutnya, tim media melakukan penelusuran ke daerah lain. Berkat informasi dari warga setempat, diketahui proyek penimbunan jalan di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar juga tidak menggunakan papan nama. warga yang belakangan diketahui berinisial DG ini mengatakan proyek penimbunan jalan Desa Danau Lancang menggunakan dana aspirasi anggota DPRD Kampar.

     

    “Ada beberapa titik penimbunan jalan seperti di Desa Danau Lancang, di Dusun 4 Kotojuang, di Km 39, di Popal, di Km 38 dan Dusun lainnya. Ketinggian 10 -12cm menggunakan tanah merah diduga diaduk dengan material batu dalam jumlah tidak seimbang. Semua proyek tidak menggunakan plank. Informasinya proyek ini berasal dari aspirasi anggota DPRD Kampar melalui Dinas PUPR Kampar.”ungkapnya.

     


    Seperti diketahui, puluhan proyek Pemda Kampar tersebar di Kecamatan Tapung, Tapung Hulu, dan Tapung Hilir tanpa papan nama. Diduga kuat proyek tersebut akan berpotensi terjadinya kecurangan yang dapat merugikan keuangan negara.

     

    Sebelumnya, hal ini juga diberitakan oleh salah satu media online terkait proyek penimbunan jalan di Desa Tanah Tinggi Kecamatan Tapung Hilir yang diduga menggunakan bahan material ilegal yang informasinya berasal dari galian C Desa Seikijang yang diduga tidak memiliki izin.


    (AN)




    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Pemkab Kampar Gunakan Dana PUPR APBD & Pokir DPRD untuk Proyek Tanpa Nama

    Terkini

    Iklan

    Close x