• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    terkini

    Iklan

    Pelarian dua pembunuh berencana kandas di tangan Polres Bengkalis

    HARIANBERANTAS
    11/16/21, 08:27 WIB Last Updated 2021-11-16T01:27:05Z


    HARIAN BERANTAS, BENGKALIS - Buronan dua pelaku pembunuhan terhadap Marwansyah Hamadi Nasution di Jalan Subrantas RT 004 / RW 003 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Riau (18/09/2021) lalu, akhirnya kandas ditangan Polres Bengkalis kesatuan Polda Riau..

     

    Pasalnya, kedua tersangka yakni KRL (25), warga Desa Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, berhasil diamankan di Kota Tangerang, Provinsi Banten pada (07/11/21). Sementara itu tersangka YLD (23) yang merupakan Kecamatan Lubuk Linggau Selatan, Provinsi Sumatera Selatan berhasil ditangkap pada (12/11/21) di Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan.

     

    Saat ini kedua terangka sudah diamankan di Polres Bengkalis Polda Riau. Hal ini disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan saat gelar Pers rillis, Senin (15/11/2021) pagi.

     

    Hendra menjelaskan, usai kejadian pada (18/11/2021), kedua tersangka kabur ke kawasan Padang Lawas Sumut dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berwarna merah.

     

    Dalam pelariannya, Tim Opsnal Polres Bengkalis terus mengejarnya. Namun pelaku selalu berpindah-pindah dan akhirnya tercium jejak kedua tersangka di dua lokasi tersebut.

     

    "Pertama diamankan tersangka KRL di Tangerang Propinsi Banten pada (07/11/21). Berdasarkan keterangan KRL, selanjutnya tersangka YLD diamankan pada (12/11/2021) di Lubuk Linggau Propinsi Sumatera Selatan", papar Kapolres.

     

    Menurutnya, dari pengakuan tersangka bahwa modus operandi tindak pidana pembunuhan berawal sakit hati atas teror akun facebook korban di kolom tag milik tersangka YLD yang menyinggung pernikahan YLD dengan LS mantan istri korban.

     

    Dan selanjutnya mertua YLD yaitu EN bercerita jika korban pernah mengikutinya  menggunakan mobil sementara EN menggunakan sepeda motor dan merasa ketakutan.

     

    Setelah itu tersangka YLD berkumpul dengan LS,KRL dan EN dan membahas hutang  mahar nikah korban dengan isteri tersangka YLD dulunya.

     

    Kemudian tersangka YLD ingin menagih hutang mahar tersebut. Dan pada saat itu  KRL anak kandung EN minta menemaninya untuk menemui korban dan menagih hutang mahar itu.

     

    Sebelum berangkat, YLD mengambil sebilah pisau dapur stainless dari warung istrinya yang digunakan membunuh korban.

     

    Hendra mengatakan, terhadap tersangka YLD, Pasal 340 KUHP dan/atau Pasal 338 KUHP diancam dengan pidana mati atau penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun. Sementara terhadap tersangka KRL diterapkan pasal 338 KUHP Pidana atau pasal 55 Ayat (1) KUHP Pidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun.

     

    (B Purba/ M Nst)


    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Pelarian dua pembunuh berencana kandas di tangan Polres Bengkalis

    Terkini

    Iklan

    Close x