• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    terkini

    Iklan

    Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menginstruksikan pelaksanaan Tracing Pasien Klaster Covid-19 di Bengkalis

    HARIANBERANTAS
    11/24/21, 09:52 WIB Last Updated 2021-11-24T02:52:24Z

    Saat menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Direktur RSUD Bengkalis dan Kapolres Bengkalis


    HARIAN BERANTAS, PEKANBARU - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi mengunjungi RS Mandau Kabupaten Bengkalis untuk mengadakan pengecekan penanganan pasien Covid-19 yang berasal dari cluster perkantoran saat melakukan kunjungan kerja ke Polres Bengkalis, Selasa (23/11/2021) .

     

    Didampingi Wakapolda dan Kepala Dinas Kesehatan Riau, Irjen Agung memberikan arahan kepada Satgas Kabupaten yang terdiri dari tenaga kesehatan dan Polres Bengkalis. Agung ingin memastikan penanganan pasien terkonfirmasi COVID-19, baik yang  tidak bergejala, bergejala ringan, bergejala sedang, dan bergejala berat.

     

    Agung juga ingin memastikan tempat isolasi terpadu dan rumah sakit terintegrasi disiapkan untuk pasien COVID-19. Kemudian memberikan arahan kepada tim kesehatan dan Polres Bengkalis untuk melakukan 3T secara optimal untuk mencari kontak erat dengan pasien.

     

    Saat menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis, Direktur RSUD Bengkalis dan Kapolres Bengkalis, Agung meminta penjelasan terkait klaster salah satu perkantoran yang menyebabkan 37 orang dinyatakan positif Covid-19.

     

    Sementara itu, Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bengkalis dan RSUD untuk melakukan eksekusi terhadap pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Namun tracing tetap berjalan (belum dilakukan secara menyeluruh).

     

    Mendengar penjelasan tersebut, Agung langsung meminta Diskes Bengkalis untuk melakukan eksekusi terhadap para pasien, baik yang akan dirawat di RS Bengkalis maupun yang akan dibawa ke Pekanbaru untuk dirawat di Pusat Isolasi Terpadu (Isoter) Asrama Haji Provinsi Riau.

     

    “Apakah tiga puluh orang ini dirawat di sini (RSUD Bengkalis) atau dibawa ke Asrama Haji Isoter? Coba klasifikasikan dulu. Pasien yang masih di kos, atau di rumah, agar segera dievakuasi," pinta Kapolres.

     

    Agung menyarankan agar stakeholders terkait segera membentuk tim untuk mengevakuasi pasien dengan melibatkan setidaknya 15 anggota tim medis dan 30 orang dari kepolisian. Tim diminta menjemput seluruh pasien terkonfirmasi positif dari klaster perkantoran tersebut.

     

    “Saya minta langsung dieksekusi. Kemudian lakukan tracing. Karena kan mereka sebelumnya pasti ada keluar kos atau rumah. Tempat yang mereka kunjungi, lakukan tracing dan lakukan tes PCR,” tegasnya.

     

    Dari informasi yang diperoleh sebelumnya, karyawan dari cluster salah satu kantor tersebut menggelar family gathering di salah satu villa di Kota Pekanbaru. Khusus untuk informasi tersebut, Orang nomor satu di jajaran Polda Riau ini juga langsung memerintahkan Kapolres kota Pekanbaru untuk menutup sementara tempat dan melakukan tracing terhadap para pekerja tersebut.

     

    “Kepada para pekerja yang ada disana agar segera dilakukan juga PCR dan tracing kontak erat,” pungkasnya.

     

    (red)



    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menginstruksikan pelaksanaan Tracing Pasien Klaster Covid-19 di Bengkalis

    Terkini

    Iklan

    Close x