Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Pengusaha Sembako Dirampok, Dua Dari Sembilan Pelaku Diduga Oknum Anggota Polda Riau

8 Sep 2021, 11:50 WIB Last Updated 2021-09-08T04:50:46Z

Saat di Wawancara di Halaman Polda Riau

HARIANBERANTAS, PEKANBARU- Joni (29) dan Huidi Yanto (32) tidak bisa berkutik ketika sembilan terduga kawanan perampokan melumpuhkan aktifitas gudang miliknya.


Pasalnya, kedua dari kesembilan para terduga pelaku merupakan oknum anggota kepolisian republik indonesia (Polri) yang diduga bertugas di kesatuan Brimobda Riau dan Bidkum Polda Riau berpangkat Komisaris Polisi (Kombes) 


Dalam aksi para pelaku begitu masif, terlebih dahulu mereka melumpuhkan karyawan dengan menakut-nakuti dan juga pemilik usaha agar tidak melakukan aktifitas atau protes dengan dalih bahwa pengusaha itu telah melakukan penadahan. 


Kemudian kawanan terduga perampok ini juga meminta secara paksa karyawan gudang untuk menunjukkan tempat rekoder (alat penyimpanan CCTV). Dan ada juga karyawan dianiaya. Selain itu, seluruh handphone karyawan yang merekam kejadian dirampas oleh para pelaku.


Selanjutnya mereka menjalankan aksinya dengan membawa barang-barang sembako yang ada. Sehingga, kedua pengusaha itu mengalami kerugian mencapai kurang lebih Rp300 juta. 


Atas peristiwa itu pengusaha ini didampingi Kuasa Hukumnya dari kantor DR. Doni Warianto.,S.T.,S.H., MH untuk membuat laporan ke SPKT Polda Riau, " Kita telah melaporkan kejadian ini," kata Joni dan Huidi Yanto didampingi kuasa hukumnya, Selasa (7/9/2021) siang.


Peristiwa itu terjadi di gudang milik Joni dan Huidi dikawasan Gang Karya Abadi, Jalan Riau Ujung, Kelurahan Air Hitam, Kacamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pada hari Kamis 2 September 2021 lalu.


Adapun jenis barang yang dirampas oleh para pelaku diantara kacang-kacangan, tisu dan lain sebagainya dengan nominal kerugian mencapai ratusan juta rupiah.


" Kita masih dalam proses pelaporan, dan kita bersama penyidik sudah turun ke lapangan. Sejumlah saksi dan bukti telah dibawa petugas," ucap Doni.


Ditegaskan dalam perkara ini selain orang sipil, ada dua oknum anggota polri dari kesatuan Polda Riau satunya oknum Brimobda ," Kita berharap ada keadilan untuk klien kami. Sebab mereka ketakutan dan tidak bisa menjalankan usahanya. Dan kerugian mereka juga cukup banyak," pungkas Doni.


"Saya minta kepada pak Kapolda Riau untuk keadilan kedua pengusaha ini," pintanya.


Kasihan tambah Doni bila mereka menjadi korban oknum-oknum seperti ini ,". Saya yakin pak Kapolda Riau sangat respone hal ini," Tutup Doni.*(AR)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_