Iklan

iklan

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

Pandemi Mulai Melandai, Bank BJB Syariah Harus Lebih Produktif

3 Sep 2021, 09:42 WIB Last Updated 2021-09-19T02:44:34Z


HARIAN BERANTAS, BANDUNG -  - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Iin Nur Fatinah mengatakan jika melihat kondisi pandemi saat ini yang mulai melandai, dan PPKM yang turun level, harus menjadi pemicu peningkatan produktivitas Bank BJB Syariah terlebih dari segi pemasukan khususnya di Bojongsoang Kabupaten Bandung.

“Harapan kami Komisi III DPRD Jabar, mudah-mudahan pandemi yang sudah turun level nya di Bojongsoang bisa meningkatkan produktivitas dan pemasukan bagi BJB Syariah Bojongsoang khususnya," ujarnya di Bank BJB Syariah KCP Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Kamis, (2/9/2021).

Iin meminta Bank BJB Syariah Bojongsoang dapat berkontribusi banyak untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat terutama dari hal penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) ataupun kinerjanya serta dapat lebih pandai untuk menarik nasabah agar tidak berbenturan dengan Bank BJB konvensional.

"Insyaallah bisa lebih banyak lagi berkontribusi untuk pemerintah Jawa Barat, baik dari pemasukannya maupun kinerjanya. Selain itu, diharapkan bjb bojongsoang bisa lebih pandai lagi dalam memilih konsumen dilapangan sehingga tidak berbenturan dengan bjb konvensional,” ujarnya.

Menurutnya, dengan melihat perkembangan anak muda saat ini yang mulai mempelajari ilmu agama islam dan mereka memilih untuk menabung dan berinvestasi di bank syariah, ini bisa menjadi hal yang kompetitif untuk Bank BJB Syariah.

"Boleh jadi dengan kondisi sekarang itu banyak masyarakat yang hijrah terutama generasi muda yang lebih memilih untuk menabung atau berinvestasi dengan menyimpan dana-dananya di bank Syariah, yang insyaallah lebih kompetitif lagi dan lebih berkah lagi kedepannya, sukses untuk Bank BJB Syariah," tutup Iin.
[09.02, 19/9/2021] Riswan: Posting tgl 03 /09
[09.06, 19/9/2021] Riswan: Komisi I DPRD Jabar Dorong Optomalisasi BUMDes di Jabar 

MEDIATRIAS.COM - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat mendorong Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Jabar dapat mengembangkan peluang usahanya diberbagai sektor. Terutama untuk BUMDes pada sektor strategis yang dapat meningkatkan perekonomian berbasis kemasyarakatan. 

Hal itu dikemukakan Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Almaida Rosa Putra. Menurut dia, terkait dengan bumdes, pihaknya mendorong agar Bumdes di Jabar dapat mencontoh Bumdes Gatot Kaca X, Desa Karang Raharja, Kabupaten Bekasi. Banyak bidang usaha yang dijalankan dan terkelola dengan baik. Sehingga menciptakan perekonomian bagi masyarakatnya. 

“Saya berharap BUMDes yang berada di Jabar bisa mengikuti BUMDes Gatot Kaca di Desa Karangraharja Kecamatan Cikarang Utara ini, mudah-mudahan bumdes yang lain bisa mencontoh ke BUMDes disini" 

"Karena dari data yang tadi disebutkan baru ada 300 BUMDes yang terkelola dengan baik, sisnya masih belum maksimal dalam pengelolaannya,” ujar Putra di Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (1/9/2021). 

Terjalinnya koordinasi antara Kepala Desa Karang Raharja dengan Forum BUMDes Kabupaten Bekasi, menjadikan BUMDes tersebut dapat mewujudkan beberapa bidang usaha yang bernilai ekonomi tinggi. Misalnya pengelolaan bank sampah dan pembudidayaan ikan patin yang sudah berjalan. 

“Bergeraknya bank sampah tersebut sebagai salah satu bidang usaha yang dijalankan oleh beberapa pihak, seperti ibu ibu PKK, pengrajin UKM dan lainnya,menjadi contoh nyata yang dapat menghasilkan secara ekonomi,” katanya. 

Sehingga, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan BumDes lainnya di Jabar dapat juga melakukan hal serup agar taraf perekonomian masyarakatnya meningkat atau sejahtera. 

“Mudah mudahan dengan adanya peninjauan di BumDes ini dapat memotivasi desa lainnya di Jabar dapat memberikan solusi agar tercipta peluang usaha ke depan yang lebih baik,” tutupnya.

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_