Iklan

iklan

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

Kolaborasi Jawa Barat - USAID untuk Meningkatkan Akses Air Minum dan Sanitasi

30 Sep 2021, 19:19 WIB Last Updated 2021-09-30T12:19:48Z


HARIAN BERANTAS, KOTA BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menjalin kerjasama selama lima tahun dengan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat  (USAID) sebagai penyedia layanan dan mitra swasta dalam meningkatkan akses air minum yang aman dan sanitasi bagi masyarakat perkotaan yang rentan.

Dengan dukungan USAID terjadi peningkatan perilaku hidup bersih dan kebutuhan akan produk air dan sanitasi yang lebih terjangkau seperti septic tank. Program kerjasama tersebut bertajuk “Indonesia Urban Water Sanitation and  Hygiene fPenyehatan Lingkungan (IUWASH PLUS)”.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat, Boy Iman Nugraha, mengatakan kemitraan dengan USAID telah membawa perubahan besar dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin perkotaan.

"Kegiatan USAID IUWASH PLUS telah menghasilkan inovasi yang mendukung akses air minum dan sanitasi yang aman, terutama bagi penduduk perkotaan yang rentan," kata Boy.

Menurut Boy, USAID telah banyak memberikan dukungan. Salah satunya adalah penyusunan sepuluh peraturan baru untuk meningkatkan akses air dan sanitasi, serta penilaian kerentanan dan rencana aksi di dua daerah dengan dukungan penuh dari para pemimpin Daerah.

"USAID juga mendorong investasi untuk mendukung perbaikan air dan sanitasi dari APBD dan swasta sebesar Rp122,5 miliar ($8,75 juta). Empat pengusaha sanitasi lokal juga mendapat dukungan USAID untuk meningkatkan operasi bisnis dan perluasan layanan mereka di masyarakat. tidak hanya terjadi di kota-kota yang didukung USAID, tetapi juga direplikasi di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia Brian Dusza mengatakan, Pemerintah Amerika Serikat melalui USAID sangat senang dapat mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mencapai target pelayanan air minum dan sanitasi melalui program IUWASH PLUS dengan tema “Jabar Juara-Ngawangun Mandiri Akses ke Air Minum dan Sanitasi yang Aman."

"Bersama-sama kemitraan kita telah memberikan akses udara bagi lebih dari 280.000 orang, termasuk 45.000 orang dari masyarakat rendah, dan akses sanitasi aman untuk 73.000 orang di lima kota dan kabupaten, yaitu kota Bogor, Depok dan Bekasi, serta Kabupaten Bogor dan Karawang " ungkapnya.

“Kemitraan ini telah berhasil mendorong investasi sebesar Rp122,5 miliar atau $8,75 juta untuk pengembangan sektor air minum dan sanitasi. USAID senang menjadi bagian dari kemitraan ini untuk meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang,” sebutnya.

Sejak 2016, USAID IUWASH PLUS memperbaiki layanan air dan sanitasi di rumah tangga, memperkuat lembaga penyedia layanan dan sanitasi, meningkatkan konservasi udara, yang mendukung pendanaan dan sanitasi serta memajukan advokasi, koordinasi dan komunikasi antarinstansi dan lembaga.

Selama lima tahun, USAID IUWASH PLUS telah bekerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, kelompok masyarakat, dan mitra lainnya di 35 kota dan kabupaten di delapan provinsi. Di Jabar, IUWASH PLUS telah bekerja di Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Karawang pada September 2021.

Direktur Perumahan dan Permukiman Bappenas Tri Dewi Virgiyanti meyampaikan, komitmen kuat Pemerintah Indonesia dan kemitraan dengan USAID akan membangun dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) pada tahun 2030.

“Kami sangat mengapresiasi kemitraan penting USAID dalam mendukung komitmen besar Pemerintah Indonesia untuk mencapai target SDG 2030. Ini juga sudah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, yang menjamin 100 persen akses air minum, termasuk 15 persen air minum aman, dan 90 persen akses sanitasi layak, termasuk 15% sanitasi aman," kata Tri.

(nh)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_