Iklan

iklan

Iklan

X_PG_HPB1_All User_Branded Clearance Sale FW Sept_21 Sep 21
,

Iklan

Settia

Usai Layanan mulai Normal, RS Kardinah Kembali Menerima Pasien Non-Covid

23 Agu 2021, 18:47 WIB Last Updated 2021-08-23T11:47:51Z

Gambar Plt. Direktur RS Kardinah, drg. Agus Dwi Sulistyantono saat memberikan keterang Persnya pers di Aula RS Kardinah, Senin (23/8/2021).
HARIAN BERANTAS, TEGAL - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah Kota Tegal kembali melayani pasien non Corona Virus Disease 19 (Covid-19) setelah sebelumnya menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Pantura Barat.

Plt. Direktur RS Kardinah, drg. Agus Dwi Sulistyantono mengatakan saat ini pelayanan di RS Kardinah sudah kembali normal. Fungsi ruang rawat inap yang sebelumnya digunakan untuk pasien rawat inap Covid-19 telah dikembalikan ke ruang perawatan biasa. Demikian pula upaya relaksasi telah dilakukan dalam sepekan terakhir. Ruangan yang sebelumnya digunakan untuk pasien rawat inap Covid-19 sudah disemprot disinfektan dan sudah dua minggu ruangan tersebut tidak digunakan.

“Dari 255 tempat tidur yang sebelumnya digunakan pada puncak Covid Juni-Juli, kami turunkan menjadi 88 tempat tidur yang terdiri dari 11 tempat tidur ICU dan 77 tempat tidur rawat inap,” kata drg. Agus Dwi saat jumpa pers di Aula RS Kardinah, Senin (23/8/2021).

Agus Dwi mengatakan, sejak peningkatan kasus Covid-19 pada Mei, Juni dan Juli 2021 di Kota Tegal, RS Kardinah menjadi salah satu RS rujukan Covid-19 di Kota Tegal dan sekitarnya. Saat itu, dari kapasitas RS Kardinah yang tersedia sebanyak 413 tempat tidur, RS Kardinah menyediakan 255 tempat tidur isolasi rawat inap dan 88 ICU khusus untuk Covid-19.

Menurutnya, saat ini seiring dengan tren penurunan pasien Covid-19 sejak awal Agustus 2021 yang dirawat di RS Kardinah, saat ini RS Kardinah hanya merawat dua pasien Covid-19 di ICU dan lima pasien Covid-19 di ruang isolasi rawat inap.

Selain itu Ia menyebut, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RS tersebut selama Januari sebanyak 129 orang, Februari sebanyak 54 orang, Maret sebanyak 38 orang, April 22 orang, Mei sebanyak 47 orang, Juni sebanyak 330 pasien, Juli sebanyak 502 pasien dan untuk Agustus sampai (23/8) sebanyak 29 orang.


“RSUD Kardinah siap dan aman menerima pasien non Covid-19. Selain sudah melakukan relaksasi ruangan selama dua minggu, RSUD Kardinah juga sudah melokalisir kamar perawatan untuk pasien Covid-19 ditempatkan dalam area yang aman dan berjauhan dengan ruang rawat inap pasien non Covid-19. Selain rawat inap, RSUD juga sudah membuka pelayanan poliklinik seperti biasa,"ungkapnya.

Agus Dwi yang juga Kepala PMI Kota Tegal memastikan agar aman bagi pasien dan keluarganya, RS Kardinah juga akan menerapkan penunggu pasien dan pembesuk untuk melakukan vaksinasi atau surat keterangan dokter jika tidak dapat melakukan vaksinasi. Bagi pasien yang belum divaksinasi, RS Kardinah akan berusaha memberikan edukasi tentang pentingnya vaksinasi..

Selain itu, Agus Dwi mengatakan RS Kardinah masih menerima rawat inap pasien Covid-19, baik dari Kota Tegal maupun dari sekitarnya. Jika terjadi hal-hal yang tidak terduga, misalnya terjadi ledakan kasus Covid-19 lagi, RS Kardinah sudah menyiapkan langkah-langkah darurat.

“Kepedulian kami terhadap pasien non-Covid-19 bukan berarti kami mengabaikan pasien Covid-19,” jelas Agus.

Agus mengatakan, jika terjadi lonjakan Covid-19, selain peralatan PCR pada September, RS Kardinah sudah menyiapkan kontingensi pertama dengan penggunaan ruangan lavender atas dan bawah, ruangan ini digunakan jika ada ledakan Covid- 19, sementara itu, pasien non-Covid-19. yang sebelumnya dirawat di ruangan lavender akan direlokasi, sehingga pasien Covid-19 bisa menggunakan ruangan lavender.

“Kalau sewaktu-waktu ada ledakan Covid-19, setidaknya RS Kardinah sudah menyiapkan 40% kapasitas RS untuk pasien Covid-19, ini sesuai arahan Menkes. Apabila masuk zona merah, maka Rumah Sakit harus menyediakan minimal 40% dari kapasitasnya untuk pasien Covid-19," tutupnya.

(Ag)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_