Iklan

iklan

Iklan

X_PG_HPB1_All User_Branded Clearance Sale FW Sept_21 Sep 21
,

Iklan

Settia

Penuhi Target Pendapatan, Pemprov Jabar Harus Tingkatkan Alokasi Anggaran Sektor Ekonomi

19 Agu 2021, 11:10 WIB Last Updated 2021-08-21T04:16:11Z


Foto Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jabar, R. Yunandar Eka Perwira
HARIAN BERANTAS, KOTA BANDUNG - Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah Pandemi Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus mendorong anggaran untuk sektor ekonomi agar roda perekonomian bisa kembali bergerak dan mendongkrak jumlah PAD.

Namun kenyataannya, saat ini jumlah alokasi anggaran di sektor ekonomi mengalami penurunan sehingga berdampak pada target PAD yang masih di bawah prediksi.

Demikian disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jabar, R. Yunandar Eka Perwira di Gedung DPRD Jabar, Rabu (18/8/2021).

Yunandar juga mendorong Pemprov Jabar untuk dapat melakukan upaya peningkatan anggaran di bidang ekonomi yang notabene merupakan mitra Komisi II.

“Jangan terbalik kita melihat bahwa PAD menurun maka anggaran sektor perekonomian harus diturunkan, hal itu akan menyebabkan efek yang semakin menyebabkan PAD menurun, karena ekonomi tidak terdongkrak,” kata Yunadar.

Lebih lanjut Yunandar menyatakan bahwa saat ini kondisi perekonomian sedang mengalami peningkatan sehingga momentum ini harus menjadi optimisme bagi sektor ekonomi Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk lebih baik lagi.

“Artinya, PAD minimal harus ditetapkan menjadi target yang menyesuaikan dengan pertumbuhan ekonomi yang ada. Misalnya, pertumbuhan ekonomi Jabar 6,31% pada triwulan II 2021 atau prediksi nasional mencapai 5% dalam satu tahun, maka seharusnya itu susah sebuah optimisme bahwa kita sudah keluar dari resesi," katanya.

Selain itu, kata Yunandar, insentif sangat dibutuhkan, terutama di sektor-sektor yang memberikan PAD.

“Dalam hal ini kita bicara pajak daerah, pemilik kendaraan bisa membayar pajak saat pelaku usaha sebagai pekerja, itu bisa mendapatkan penghasilan saat dunia usaha berputar,” ujarnya.

“Jadi kita harus memberikan insentif kepada dunia usaha, terkait program mitra Komisi II baik di sektor pertanian melalui pendampingan kelompok tani UMKM, program digitalisasi dan peternak,” imbuhnya.

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_