Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Momentum Meraih Kedaulatan di HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia

17 Agu 2021, 18:28 WIB Last Updated 2021-08-17T11:28:52Z

Momentum Meraih Kedaulatan di HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia
Foto Bupati Tegal Umi Azizah selaku inspektur upacara saat penyerahan Bendera kepada paskibraka

HARIAN BERANTAS , SLAWI – Perjuangan bangsa Indonesia tidak berhenti ketika kemerdekaan diraih dan penjajah meninggalkan tanah air. Memerangi kemiskinan dan kebodohan serta menegakkan kemandirian ekonomi adalah perjuangan besar berikutnya untuk mencapai kemakmuran menuju bangsa Indonesia yang berdaulat, berkepribadian dalam kebudayaan.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Tegal Umi Azizah selaku inspektur upacara saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah pada Upacara Pengibaran Bendera Pusaka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 di Kantor Sekretariat Daerah, Selasa (17 /08/21) pagi.

Dalam sambutannya, Umi mengingatkan pentingnya perjuangan mencapai kemandirian ditengah persaingan global dan pandemi Covid-19. Kemandirian di sektor-sektor kunci seperti pertanian dan pangan, maritim hingga energi dan teknologi diyakini menjadi kenderaan mewujudkan kedaulatan Bangsa.

Pandemi Covid-19, lanjut Umi, telah membuka kesadaran akan ketertinggalan bangsa dalam bersaing di bidang kesehatan. Obat-obatan, vaksin, reagen dan alat kesehatan masih sangat bergantung pada pasokan impor. “Masak untuk memenuhi kebutuhan masker harus impor?,” kata Umi membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah.

Perjuangan mengejar ketertinggalan dan mencapai kemandirian di segala bidang dapat dicapai dengan meningkatkan penelitian ilmiah dan modernisasi laboratorium.

Sementara itu, saat ditemui usai upacara, Umi menegaskan jika cita-cita kemerdekaan bangsa ini harus diperjuangkan lebih besar lagi. Budaya inovasi dan kompetisi harus selalu diciptakan untuk menciptakan generasi muda yang tangguh, cerdas, berpikiran maju dan kreatif.

“Sesuai dengan tema HUT kemerdekaan tahun ini, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh maka SDM yang berkualitas menjadi modal utama kita untuk bersaing di kancah global,” ujar Umi.

Dengan demikian, selain mempercepat proses adopsi teknologi dan transformasi keilmuan, reformasi pendidikan melalui konsep belajar mandiri menjadi sangat penting bagi pengembangan sumber daya manusia. Tujuannya agar setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan yang berkualitas.

“Anak muda memiliki semangat yang kuat, menyukai tantangan dan selalu ingin naik kelas. Jadi, kita harus mengakomodir hal ini dengan menyediakan ruang kompetisi. Baik itu kompetisi di bidang sains, keterampilan, olahraga, seni, atau usaha produktif seperti wirausaha muda yang setiap tahun selalu kita kompetisikan,” kata Umi.

Dalam kesempatan ini, Umi juga menyampaikan apresiasinya kepada tenaga kesehatan. Menurutnya, tidak sedikit tenaga kesehatan yang kehilangan nyawa akibat terpapar Covid-19 saat bekerja merawat dan mengobati pasien terkonfirmasi.

Menurutnya, bangsa ini masih harus berjuang, bekerja lebih keras lagi untuk membangun kekebalan (imunitas) sebagai benteng kekebalan kelompok melalui program vaksinasi nasional yang pencapaiannya masih tergolong rendah.

“Target kita memvaksinasi 1,22 juta penduduk Kabupaten Tegal dan baru sekitar 12 persen yang sudah disuntik vaksin dosis pertama. Untuk itu, kami bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut lewat Serbuan Vaksin Covid-19 dengan 30 ribu dosis vaksinnya untuk mengejar herd immunity,” kata Umi.

Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Peserta upacara terdiri dari unsur Forkopimda Kabupaten Tegal serta perwakilan beberapa anggota dari unsur aparatur sipil negara dan TNI-Polri. 

(Ag)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_