Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Marta Uli Emelia Panjaitan Berikan Batuan Untuk Pembangunan Gedung Madrasah Sebagai Bentuk Berbagi Kasih

12 Agu 2021, 15:21 WIB Last Updated 2021-08-13T08:31:31Z

Foto Kenderaan angkutan Bantuan Brupa Keramil dari Marta Uli Emelia Panjaitan

HARI BERANTAS, KAMPAR- Marta Uli Emelia Panjaitan, M.BA yang merupakan tokoh donatur dalam proses pembangunan gedung Madrasah Diniyah (MDT) Hidayatus Shibyan di Desa Kota Baru, Desa Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau.

Hal itu diungkapkan oleh ketua Pembangunan MDT Hidayatus Shibyan Takroni, S.Pd, kepada wartawan di Kota Baru, Rabu (11/08/2021)

Takroni mengakui, hari itu pihaknya selaku pengurus Pembangunan MDT Hidayatus Shibyann  menerima keramik kiriman Marta. 

“Bantuan dari Bu Uli tidak bisa kami gambarkan satu persatu. Terima kasih banyak Bu Marta, tidak ada balasan dari kami, hanya Tuhan Yang Maha Esa yang membalas budi Bu Marta dan keluarga” ucap Takroni

Menurut Takroni, meski berbeda agama, beliau selalu memperhatikan dan membantu, bahkan membimbing masyarakat Desa Koto Baru untuk kelompok tani.

"Intinya Bu Marta Uli selalu berbagi kasih sayang dengan orang lain tanpa kenal lelah."ujarnya.

Lebih lanjut, Takroni yang juga seorang tokoh Nahdatul Ulama menjelaskan, perhatian dari Marta Uli bukan kali pertama membantu pihaknya. Kata Takroni masih banyak bantuan yang menurutnya masih belum sebutkan. Selain membantu MDT ini, Marta Uli  juga membimbing kelompok tani yang kami kerjakan di Kampar saat ini.

''Sejak awal Bu Marta selalu peduli membantu kegiatan masyarakat di desa kami,” Beber Takroni.

Takroni juga mengungkapkan, sasaran utama kegiatan Madrasah yang dibangun adalah menghimpun dan mendidik anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar Islam mulai dari usia 5 hingga12 tahun.

“Untuk anak-anak usia SMP yang belum mendapatkan sentuhan pendidikan sekolah karena jauhnya tempat tinggal mereka ke sekolah dan faktor ekonomi orang tuanya, SD Madrasah Diniyah dan Madrasah Ibtidaiyah adalah solusinya,” kata Takroni lagi.

Sementara itu secara  terpisah, saat Marta Uli Panjaitan hanya menyampaikan hal itu merupakan bentuk kasih sayang melalui berbagi.

"Maaf, batuan itu hanya antara hati dan Tuhan. Intinya sesama umat beragama saling berbagi kasih sebagaimana umat Kristen hanya memiliki kasih," ujarnya, Rabu (11/08/2021)

(red)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_