Iklan

iklan

Iklan

X_PG_HPB1_All User_Branded Clearance Sale FW Sept_21 Sep 21
,

Iklan

Settia

Jabar Siapkan Lima Stasiun Pengisian Oksigen untuk Percepatan Pengisian Tabung Oksigen

4 Agu 2021, 12:16 WIB Last Updated 2021-08-04T05:38:20Z

Kenderaan pengiriman oksigen di jawa barat 

HARIAN BERANTAS, KOTA BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemda) Jawa Barat telah menyiapkan Stasiun Pengisian Oksigen Jabar di lima wilayah, yakni Kota Bandung, Cikarang (Kabupaten Bekasi), Kota Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Cirebon.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, keberadaan Filling diharapkan dapat mempercepat distribusi oksigen medis ke rumah sakit yang tersebar di Jabar. Kelima Filling tersebut telah beroperasi sejak 26 Juli 2021.

“Skema Filling Stasion dihadirkan untuk mempermudah dan mempercepat pengisian oksigen bagi rumah sakit yang tersebar di wilayah Jawa Barat,” ujar Kang Emil – sapaan Ridwan Kamil, Jumat (30/7/2021).

Asisten Daerah (Asda) Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jabar Taufiq Budi Santoso yang juga Kepala Posko Oksigen Jabar menjelaskan alur pengisian tabung oksigen di lima Filling. Pertama, Posko Jabar menetapkan kuota tabung untuk kabupaten/kota dan RS Jabar.

“Setelah itu, posko Oksigen Kabupaten/Kota akan menentukan kuota tabung untuk setiap rumah sakit kabupaten/kota berdasarkan kuota yang telah ditentukan oleh Posko Oksigen Jawa Barat,” kata Taufiq.

Taufiq menambahkan, jika Posko Oksigen Kabupaten/Kota sudah menetapkan kuota tabung, pihak rumah sakit akan mengisi Formulir Google Form Posko oksigen dengan jumlah tabung sesuai kuota.

“Kuota ini ditentukan berdasarkan neraca kebutuhan oksigen yang telah dihitung secara komprehensif dan terukur oleh Posko Oksigen Jabar,” ujarnya.

Hingga 29 Juli 2021 atau empat hari setelah beroperasi, Filling Stasion Bandung telah melayani 44 rumah sakit dengan total pengisian 1.076 tabung oksigen, SPBU Cikarang telah mengisi 1.137 tabung oksigen dari 36 rumah sakit.

Kemudian, Filling StasionSukabumi telah melayani 20 rumah sakit dengan total pengisian 243 tabung. Filling StasionTasikmalaya telah melayani 18 rumah sakit dengan total pengisian 1.020 tabung oksigen, dan SPBU Cirebon telah melayani 34 rumah sakit dengan total pengisian 1.021 tabung oksigen.

Menurut Taufiq, ada sejumlah kendala yang terjadi saat pengisian tabung oksigen di Filling Stasion. Pertama, banyak rumah sakit akan melakukan pengisian tabung tidak sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga menyebabkan antrian menumpuk saat pengisian tabung.

Kedua, masa berlaku tabung reaksi hidrostatik yang dimiliki rumah sakit tidak sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku sehingga tabung tidak dapat diisi. Ketiga, cukup banyak permintaan di luar pengajuan formulir rumah sakit, seperti perorangan.

“Kendala terakhir adalah keterbatasan kemampuan dan jam operasional pengisian di Filling Stasion yang tidak sebanding dengan tingginya permintaan pengisian. Pengisian di 5 Filling Stasion akan dilakukan lagi minggu depan dengan lebih baik dan membenahi kendala yang dihadapi di tahap pertama. ,” kata Taufik.(*)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_