Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Di Hari Jadinya Yang Ke-48, Sindang Reret Restaurant Hadirkan Tagline ''The Heritage Of Sundanese Culinary And Culture''

16 Agu 2021, 12:16 WIB Last Updated 2021-08-19T03:57:49Z

Foto Direktur Utama Sindang Reret  Dra, Tetti Teriawati M.M.

HARIAN BERANTAS, KOTA BANDUNG - Dalam rangka memperingati HUT ke-48, Restoran Sindang Reret pada Senin (16/08/21) pukul 10.wib dini hari tadi menggelar tatap muka dengan sejumlah wartawan, baik lokal maupun nasional.

Sebelum pertemuan dimulai, (Humas PHRI) sekaligus sebagai Manajemen Restoran Sindang Reret, Porta Kabayan terlebih dahulu membuka acara dengan menjelaskan beberapa alasan mengundang wartawan. Selain itu, Kabayan menceritakan perjalanan sejak berdirinya Rumah Makan Sindang Reret melalui beberapa tayangan slide video klip yang ditampilkan di layar infocus.

Menurutnya, pihaknya merasa ini merupakan momentum yang baik karena Pemerintah telah memberikan sesuatu yang positif selama PPKM. Masih menurut dia, pengusaha kuliner diberikan kesempatan untuk menerima tamu atau pelanggan saat ingin bersantap di restoran Sindang Reret. Hal ini, kata Kabayan, tak lepas dari upaya pemerintah yang dinilai telah membuat kemajuan dalam menekan penyebaran virus Covid-19.

''Masa PPKM yang berhasil cenderung menyebabkan okupansi keterisian rumah sakit jauh berkurang sehingga kelonggaran yang diberikan pemerintah untuk bisa melayani tamu yang mau makan di tempat,''ujarnya.

Kabayan berharap momentum ini dapat menjadi semangat (spirit ) yang baik bagi Sindang Reret dan kuliner lainnya khususnya di Kota Bandung dan umumnya di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Sindang Reret Restaurant, Dra. Tetti Teriawati M.M. yang juga tak lain merupakan salah satu anak dari pemilik Sindang Reret, (alm) HS. Hermawan mengatakan kepada wartawan bahwa rumah makan yang berada tepat di Jalan Surapati No 53, Bandung ini sudah berdiri sejak tahun 2000 lalu.

Tetti menuturkan, perjalanan Sindang Reret tak lepas dari jasa seseorang yang ia hormati semasa hidupnya, yakni mantan Bupati Kabupaten Bandung (alm) H. Lily Sumantri yang baru saja meninggal dunia. Menurutnya, (alm) H. Lily Sumantri merupakan pelanggan pertama Sindang Reret saat pertama kali dibuka.

'' Almarhum adalah pelanggan pertama kami maka beliau sangat berjasa, beliau yang meresmikan pertama kali,''ungkapnya.

Selain itu, Tetti menyampaikan turut berbela sungkawa dan memanjatkan doa kepada almarhum agar amal ibadahnya diterima dan keluarganya diberikan ketabahan oleh Allah subhanahu wata'ala.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Tetti mengungkapkan bagaimana konsep Sunda yang melekat kuat pada bisnis kulinernya sebagai etalase untuk bumi Paharyangan dihadirkan ke Indonesia dengan tagline '' the heritage of sundanese culinary  and culture'' atau warisan kuliner dan budaya Sunda''

Foto Humas PHRI Porta Kabayan dengan sejumlah redaktur dan wartawan

Seperti diketahui, Sindang Reret memiliki empat cabang restoran dan dua hotel setelah dibukanya Sindang Reret Karawang sekaligus menjadi restoran terbesar di kawasan industri. Tak tanggung-tanggung, perusahaan yang dirintis oleh Tetti ini sudah memiliki beberapa anak perusahaan seperti PT Destiny yang bergerak di bidang Catering dan PT Kataji Bagja Prima yang juga bergerak di bidang Event organizer.

Tak kalah menarik, tak sedikit penghargaan yang diraih selama ini. Misalnya, penghargaan Adikarya Pariwisata Nusantara sebagai Restoran terbaik Talam Gangsa dari Dinas Pariwisata Kota Bandung. Pengusaha Inovatif dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung, Penghargaan pelaku usaha Pariwisata dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, dan masih banyak lagi penghargaan lainnya yang belum disebutkan.

Foto bersama Direktur Utama Sindang Reret Restaurant dengan Humas PHRI) sekaligus sebagai Manajemen Restoran Sindang Reret , di Bandung Senin (16/08/21) 
Selain tatap muka dengan wartawan, Rumah Makan Sindang Reret juga mengadakan beberapa acara lainnya, yaitu pagelaran 3M Festival yang didedikasikan untuk Parawargi (Sapaan Pelanggan). Hal ini tentu berbeda dengan gerakan protokol kesehatan di masa pandemi. Festival 3M kali ini merupakan cara Sindang Reret menyapa pelanggannya melalui ''Mewah, Meriah, Merdeka'' yang tak lain merupakan rangkaian program profit bagi Parawargi mulai dari sajian makanan dan minuman bertajuk ''Lebih Betah Dengan Bonus Mewah'' dan produk paket pernikahan '' Berkah MERIAH (Membuat Rencana Nikah).

Sejumlah menu Sindang Reret yang kental dengan khas kuliner dan budaya Sunda 

Selain itu, banyak produk cashback hingga jutaan rupiah yang ditawarkan oleh Sindang Reret diantaranya, produk hotel bertajuk ''Liburan Suka-Suka, Harga Merdeka''

Rangkaian acara tersebut akan berlangsung selama bulan Agustus yang juga bertepatan dengan HUT ke-76 Republik Indonesia.

Foto pengujung yang sedang bersantap di restoran Sindang Reret


Penulis : Riswan P

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_