Iklan

new-user-zone-banner

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

Wow Selama Dua Minggu Darurat PPKM di Kabupaten Tegal Penularan Covid-19 Berkurang

HARIANBERANTAS
20 Jul 2021, 16:33 WIB Last Updated 2021-08-03T12:45:00Z

Infografis akumulasi dan penambahan kasus harian covid-19 dikabupaten Tegal selama 17 hari pelaksanaan PPKM darurat


BERANTAS HARIAN, SLAWI - Jumlah kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Tegal menunjukkan penurunan setelah dua pekan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM). Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Sarmanah Adi Muraeny, Senin (19/7/2021) siang.

Sarmanah mengatakan, dari data perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal selama 14 hari sejak penerapan PPKM darurat, Sabtu (7/3/2021) lalu, rata-rata penambahan kasus harian 108 menjadi 109 orang per hari.

“Selama dua minggu pasca penetapan PPKM darurat rata-rata penambahan mencapai 109 kasus baru per hari. Namun pada hari ke-15 terjadi penurunan menjadi 71 kasus, kemudian pada hari ke-16 ada 64 kasus dan pada hari ke-17 terjadi penurunan. ada 72 kasus," kata Sarmanah.

Jika tren penurunan kasus baru terus berlanjut, pola PPKM darurat saat ini dinilai efektif menekan penambahan kasus baru Covid-19 di Kabupaten Tegal.

Namun, lanjut Sarmanah, angka tersebut masih fluktuatif dan bisa meningkat lagi jika kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan dan aturan PPKM darurat menurun.

“Selain tidak disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan dan PPKM darurat, hal lain yang dapat meningkatkan jumlah kasus baru adalah infeksi Covid-19 dari varian delta. Varian ini lebih menular dan menular dengan sangat cepat, disertai gejala sakit dan risiko kematian lebih tinggi daripada virus asli yang ditemukan di Wuhan, China," katanya.

Menurutnya, asal mula penularan atau penularan Covid-19 hanya terjadi ketika ada interaksi atau perjumpaan fisik antar manusia. Oleh karena itu, Pemerintah terus berupaya menekan potensi interaksi fisik ini dengan meniadakan kegiatan atau kegiatan yang dapat ditunda di lain waktu, atau ada alternatif lain yang dapat dilakukan dari rumah seperti beribadah, sekolah dan bekerja.

Untuk itu, ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar, menahan diri untuk sementara waktu tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting dan mengikuti program vaksinasi.

“Penurunan jumlah kasus di tengah wabah varian delta harus dijaga pada batas aman, sampai semua warga divaksinasi, memakai masker, menjaga jarak dan membatasi mobilitas yang tidak perlu menjadi perilaku keseharian kehidupan normal baru kita,” ujarnya.

Lebih lanjut Sarmana mengungkapkan, akumulasi penambahan kasus baru yang terjadi selama 17 hari pelaksanaan PPKM darurat di Kabupaten Tegal mencapai 1.730 dengan 114 kematian atau 6,5 persen. (Ag).

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_