Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Sentralisasi Penyembelihan Hewan Kurban Harus Disiapkan Pemerintah Provinsi

20 Jul 2021, 12:11 WIB Last Updated 2021-08-03T12:21:22Z

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Oleh Soleh

HARIAN BERANTAS, KOTA BANDUNG - Idul Adha saat ini dalam kondisi yang sama seperti tahun lalu, di masa pandemi Covid-19. Untuk itu, DPRD Provinsi Jawa Barat meminta kepada pemerintah daerah hingga tingkat RT untuk melakukan sentralisasi tempat pemotongan hewan kurban.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar By Soleh mengatakan, para pimpinan daerah di Kota/Kabupaten Provinsi Jabar membuat aturan terkait pemusatan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha.

Sehingga dapat mengantisipasi keramaian masyarakat saat melaksanakan prosesi pemotongan kurban di masa Pandemi saat ini

“Pimpinan daerah bisa mengeluarkan peraturan yang mensentralisasi pemusatan kurban. Misalnya di satu kecamatan berapa titik per kelurahan, berapa titik. Panitia kurban bisa bekerja sama dengan RT, RW, satpam,” kata H. By Soleh. Senin (19/7/2021).

"Kalau misalnya di satu daerah tidak ada tempat pemotongan, maka bisa dibawa ke rumah jagal misalnya," tambah By.

Dengan menyatakan, tempat ibadah yang melakukan penyembelihan hewan kurban tidak boleh dibiarkan begitu saja dijadikan tempat penyembelihan hewan kurban karena dikhawatirkan berpotensi menimbulkan keramaian dan penyebaran virus Covid-19.

“Mudah-mudahan usulan saya didengar oleh bupati dan walikota agar memberikan instruksi untuk sentralisasi penyembelihan hewan kurban,” ujarnya, seperti yang dirilis Humas DPRD Jabar.

Ia melihat saat ini mobilitas masyarakat terlihat berangsur menurun pasca pemberlakuan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM).

"Dijalan ini sangat jelas seperti kuburan sekarang, kecuali pada jam-jam tertentu. Dari pukul 18.00 sudah sangat sepi, hari ini warga memiliki kesadaran yang sangat besar," katanya.

“Hanya saja masih ada masyarakat yang tidak patuh, misalnya masih adanya kerumunan, tidak memakai masker, tapi ini juga persentasenya semakin hari semakin kecil, karena setiap ambulan mondar-mandir di jalan, oleh karena itu mereka akhirnya mengikuti protokol kesehatan. .

“Semoga ini bisa menyadarkan mereka yang masih belum mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_