Iklan

iklan

Iklan

X_PG_HPB1_All User_Branded Clearance Sale FW Sept_21 Sep 21
,

Iklan

Settia

Selain Menghentikan 11 Proyek Infrastruktur, Gubernur Jabar Harus Perhatikan Bantuan Sosial

7 Jul 2021, 22:49 WIB Last Updated 2021-08-03T12:21:22Z

Selain Menghentikan 11 Proyek Infrastruktur, Gubernur Jabar Harus Perhatikan Bantuan Sosial
HARIAN BERANTAS, KOTA BANDUNG - 11 proyek infrastruktur dengan anggaran Rp. 140 miliar akan ditunda oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil guna memprioritaskan penanganan Covid-19. Jumlah tersebut akan dialihkan untuk subsidi gratis berupa obat-obatan bagi pasien isolasi mandiri (Isoman) yang terdampak Covid-19.

Anggota DPRD Jabar Gerindra Ihsanudin mengapresiasi langkah Gubernur Jabar, kata dia, Ridwan Kamil mulai peka dengan kondisi Jabar saat ini dan penghentian proyek infrastruktur sebagai langkah Pemprov Jabar memfokuskan kembali anggaran 2021 untuk penanganan Covid19.

“Kali ini kami mengapresiasi program Gubernur Jabar terkait PIKOBAR (Pusat Koordinasi dan Informasi Covid-19 Jabar). Artinya, Kang Emil mulai peka terhadap situasi dan kondisi kesehatan warga Jabar khususnya, dan masyarakat pada umumnya,” kata Ihsanudin dalam keterangan persnya, Kamis (8/7/2021).

Ihsanudin mengatakan pemfokusan kembali anggaran proyek infrastruktur tahun 2021 senilai 140 miliar, kata Ihsanudin, harus dipastikan menggeser anggaran pembangunan Alun-alun di beberapa kabupaten dan kota karena bukan prioritas utama.

“Karena di masa pandemi seperti ini, membangun alun-alun hanya akan menyia-nyiakan APBD,” ujarnya.

Ihsanudin juga menyinggung soal bansos dan mengingatkan kembali kata-kata gubernur beberapa waktu lalu yang mengatakan bahwa tidak boleh ada manusia di Jabar yang tidak menerima bansos.

“Ingat tahun lalu katanya, tidak boleh ada manusia di Jabar yang tidak menerima bansos. Padahal tahun lalu bansos ada 4 tahap, tapi ada pengurangan tahap 3 dan tahap 4 hanya menerima seratus ribu rupiah secara tunai,” katanya.

Dengan Anggaran Belanja Tak terduga (BTT) Jabar tahun lalu yang menghabiskan Rp. 3,7 triliun dan sekarang tinggal 100 miliar ditambah 140 miliar, jadi totalnya 240 miliar, menurut Ihsanudin, ini lebih apresiasi karena keterbatasan yang dioptimalkan.

“Intinya dengan anggaran yang terbatas ini, kami mengapresiasi niat baik Pak Gubernur. Semoga bukan sekedar pencitraan,” pungkasnya.

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_