Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Respon Cepat Keluhan Masyarakat, Wabup Pelalawan Nasaruddin Sidak Langsung Penutupan Jalan di Wilayah HGU PT.Musim Mas di Kui

3 Jul 2021, 08:00 WIB Last Updated 2021-07-10T08:09:44Z



HARIANBERANTAS, PELALAWAN– Wakil Bupati (Wabup) Pelalawan H.Nasaruddin mespon cepat keluhan masyarakat  Desa Air Emas Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Propinsi Riau yang ditutup akses jalannya para petani oleh perkebunan kelapa Sawit PT Musim Mas Estate IV di wilayah Kecamatan Ukui.


Penutupan jalan keluar-masuk masyarakat di wilayah lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Musim Mas ini langsung di respon cepat oleh Wabup H.Nasaruddin dan langsung turun tangan menyelesaikannya di lapangan meskipun waktu libur akhir pekan, namun tak peduli dan tetap melakukan sidak, Sabtu (03/07/2021).


Nasaruddin bersama perangkat desa setempat,tokoh masyarakat desa air emas dan perwakilan perusahaan langsung menuju lokasi objek yang dipersoalkan. Dilokasi, Wabup H.Nasaruddin mendengar keluh kesan dan melihat langsung peristiwa di sekitar areal HGU dan terlihat portal pos perusahaan yang menutupi badan jalan keluar-masuknya masyarakat. Akibat dari penutupan itu, membuat akses mobilisasi masyarakat di sekitar setiap harinya terhambat.


Mantan Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan dan Ketua KNPI Propinsi Riau itu langsung mempertanyakan alasan perusahan (PT.Musim Mas,red). Dan setelah mendapatkan pejelasan dari perwakilan staff humas perusahaan yang menyatakan bahwa jalan yang menjadi akses penutupan bukanlah merupakan jalan utama untuk keluar-masuk ke dalam areal HGU PT .Musim Mas, akan tetapi jalan tersebut merupakan jalan pintas yang bisa di lalui oleh masyarakat dengan menggunakan sepeda motor atau roda dua. Staf humas PT.Musim Mas membenarkan jika pihak perusahaan membuat pos jaga sehingga perusahaan memberlakukan penutupan jalan menggunakan portal ampang ampang.


Lebih jauh humas PT. Musim Mas menjelaskan dihadapan orang nomor dua di Pelalawan, bahwa sejak pandemi covid-19 perusahaan menerapkan aturan ketat bagi masyarakat yang menggunakan akses keluar-masuk melalui jalan pos utama perusahaan. Aturan itu bukan hanya diberlakukan bagi masyarakat saja dan juga untuk seluruh karyawan perusahaan PT. Musim Mas. Tujuannya adalah untuk mempermudah pemantauan, sehingga akses masyarakat untuk pergi berkebun di sekita HGUselama penutupan ini menempuh perjalanan yang cukup jauh.


Ditambahkannya lagi, bahwa pihak PT.Musim Mas sudah jadwalkan buka-tutp potal bagi akses masyarakat yang melintas. Artinya, bukan ditutup secara permanen, namun untuk diperketat saja.


Usai mendengar penjelasan pihak PT.Musim Mas, Wabup H.Nasaruddin langsung meminta kepada masyarakat untuk dapat memahami kondisi pandemi covid-19 yang terjadi di belahan dunia. Apalagi di Kabupaten Pelalawan khususnya kecamatan ukui adalah wilayah tertinggi dengan penambahan 4 kasus positif covid-19 per 1 Juli 2021 ini. Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa.


Selain itu Wabub juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak perusahaan PT.Musim Mas yang memberlakukan buka - tutup akses jalan ke wilayah HGU agar masyarakat tetap melaluinya pada saat berkebun. 


Kami apresiasi perusahaan juga tanggap dengan mengatur jadwal buka dan tutup portal sebagaimana yang disampaikan pihak humas, kedepan kami harapkan kondisi tetap kondusif , masyarakat tetap bisa melewati jalan alternatif atau jalan pintas yang di sediakan sesuai jadwal yang ditatapkan, akan tetapi hanya bisa di lewati sepeda motor saja.


“Saya apresiasi pihak Perusahaan dan disepakati bersama masyarakat yang hadir untuk kita lakukan portal buka dan tutup dengan jadwal yang di atur yankni pagi hari di buka dari pukul 6.00 s/d 8.00 wib, kemudian sore hari dari pukul 15.30 s/d 17.00 wib. Kami harapkan tetap kondusif di tengah pandemi covid-19 ini karena semua untuk kita bersama agar mudahnya dalam mengontrol mobilisasi masuk dan keluar oleh pihak perusahaan, dan kami sampaikan juga jalan yang di tutup bukan jalan utama akan tetapi jalan ini adalah jalan alternatif atau jalan pintas, silahkan masyarakat lewati tapi hanya bisa pengendara sepeda motor saja. Sedangkan untuk mobil tidak bisa ya” Jelasnya H.Nasaruddin.


Setelah mendengar penjelasan Wabup, perangkat desa setempat,tokoh masyarakat desa air emas dan perwakilan perusahaan langsung membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing. ***(Adv)


Penulis : Anas

Editor : R Pasaribu

Sumber: MC Pelalawan

Iklan

iklan