Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Polda Jateng Tangkap MI, Terduga Provokator Tolak PPKM Darurat di Brebes

21 Jul 2021, 16:17 WIB Last Updated 2021-08-03T11:41:16Z

Polda Jateng Tangkap MI, Terduga Provokator Tolak PPKM Darurat di Brebes
Foto MI Terduga Provokator Tolak PPKM Darurat di Brebes

HARI BERANTAS, BREBES - Polisi menangkap pria berinisial MI alias I (27) warga Losari, Kabupaten Brebes yang diduga sebagai provokator aksi Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Brebes, Jawa Tengah (Jawa Tengah) .

"Modusnya menyerukan untuk berkerumun atau kumpul," kata Kabag Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Al-Qudusy kepada wartawan, Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Iqbal menjelaskan, kasus ini bermula saat, Minggu, 18 Juli 2021, polisi berpatroli di pos penyekatan Simpang 3 di Exit Tol Brebes Barat. Dalam kasus ini, polisi meminta keterangan dari dua orang saksi. Pengakuannya, mereka ingin mengikuti ajakan Brebes untuk bergerak menolak PPKM di Lapangan Brebes.

Akhirnya saksi dibawa ke markas polisi untuk menceritakan seruan aksi  PPKM Darurat yang kini berubah menjadi PPKM Level 4. Menurut Iqbal, dari pengakuan kedua orang tersebut, mereka mendapat telepon dari postingan grup Facebook bernama Losari Dalam Berita.


"Setelah laporan itu didapat pencarian informasi lebih lanjut tentang keberadaan tersangka, setelah informasi didapat, petugas menangkap tersangka," kata Iqbal.

Kabidhumas menjelaskan, selain kasus yang menjerat MI, Ditreskrimsus Polda Jateng juga memiliki tiga akun Facebook yang memuat berita bohong dan kebencian terkait PPKM Darurat hasil operasi siber.

Selain itu, penyidik ​​juga menemukan 11 link tik tok yang menyebarkan kebencian dan bersifat provokatif.


"Peyidik melakukan take down terhadap sejumlah kasus tersebut," pungkasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 93 jo Pasal 9 Undang-Undang RI nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dan atau Pasal 14 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular.( Ag)

Iklan

iklan