Iklan

new-user-zone-banner

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

PJID Riau Apresiasi Kimia Farma Batalkan Vaksinasi Individu Berbayar

HARIANBERANTAS
13 Jul 2021, 21:02 WIB Last Updated 2021-08-03T11:39:35Z


HARIANBERANTAS, PEKANBARU - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Jurnalis Demokrasi Indonesia (PJID) Provinsi Riau, Jetro Sibarani SH, MH mengapresiasi keputusan PT. Kimia Farma membatalkan implementasi vaksin Covid-19 berbayar.

Pernyataan tersebut terkait dengan pro dan kontra vaksinasi individu COVID-19 berbayar, yang rencananya akan dilakukan PT Kimia Farma, yang semula direncanakan akan dilakukan pada Senin (12/7/2021).

“Wacana vaksinasi berbayar telah menimbulkan kontroversi. Saya mengapresiasi langkah cepat PT Kimia Farma dalam menunda implementasi vaksin gotong royong berbayar,” kata Jetro Sibarani, Selasa (13/7/2021).

Jetro mengatakan, sangat setuju bahwa kegiatan vaksin berbayar ini ditunda. Dengan demikian, PT Kimia Farma dapat menghitung keuntungan dan kerugian penerapan vaksin berbayar individu.

“Apalagi kegiatan ini menyita perhatian dan respon masyarakat. Saya mendukung jika program ini tidak hanya ditunda tapi dibatalkan,” jelas Jetro.

Sementara itu, Sekretaris DPD PJID Provinsi Riau Anhar Rosal mengatakan, vaksin yang dikelola PT Kimia Farma harus diberikan secara gratis kepada masyarakat. Karena vaksin dibeli dengan uang rakyat.

"Masyarakat harus diberikan vaksin gratis. Tidak baik PT Kimia Farma memanfaatkan masyarakat dalam situasi seperti ini," kata Anhar.

Dalam beberapa bulan terakhir, kata Anhar, vaksinasi yang telah dilakukan oleh beberapa relawan Covid-19 yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan seluruh rumah sakit swasta dan rumah sakit pemerintah telah dilakukan dengan baik.

“Agar pelaksanaan vaksinasi umum dan anak usia 12 sampai 17 tahun berjalan lancar dan banyak warga Pekanbaru yang minat khusus vaksin, semoga kesehatan pulih, ekonomi bangkit,” kata Anhar

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_