Iklan

iklan

Iklan

X_PG_HPB1_All User_Branded Clearance Sale FW Sept_21 Sep 21
,

Iklan

Settia

Persentasenya masih rendah, DPRD Jabar minta pemerintah provinsi mempercepat vaksinasi di pondok pesantren

26 Jul 2021, 19:55 WIB Last Updated 2021-08-03T12:21:22Z



Persentasenya masih rendah, DPRD Jabar minta pemerintah provinsi mempercepat vaksinasi di pondok pesantren
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sidkon Djampi

HARIAN BERANTAS, KOTA BANDUNG - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sidkon Djampi, mendesak pemerintah pusat dan provinsi segera memvaksinasi pondok pesantren di Jawa Barat.

“Saya juga menyampaikan permintaan vaksinasi menyasar pesantren ini kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Agama dan Menteri Politik Hukum dan Keamanan dalam sesi webinar dan diapresiasi oleh Gubernur Polda Jabar,” kata Sidkon di bandung pada Minggu (25/7/2021).

Sidkon mengatakan hingga saat ini persentase vaksinasi di pondok pesantren belum signifikan. Hal ini disebabkan banyaknya jumlah pondok pesantren di Jawa Barat yang mencapai sekitar 12.000.

"Sudah berulang kali saya ingatkan sejak awal pandemi, bahkan sejak pembahasan Raperda 2020 meminta pemerintah pusat dan daerah memperhatikan klaster pesantren pesantren di Jawa Barat. Progres vaksinasi sampai saat ini di pondok pesantren belum terlalu banyak, apalagi kalau dibilang persentase dari jumlah sekitar 12.000 pondok pesantren di Jawa Bara,'' kata Sidkon.

Meski jumlahnya tidak signifikan, Sidkon tetap mengapresiasi mereka yang sudah melakukan vaksinasi di pondok pesantren di Jawa Barat.

“Tadi pagi saya mendapat kabar dari Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar sudah mulai vaksinasi di Pesantren. Saya kira belum lama, tapi setidaknya ini sudah memulai gerakan vaksinasi di pesantren termasuk di Garut, Sumedang, dan beberapa waktu akan datang di Cirebon dan daerah lainnya," kata Sidkon yang merupakan Ketua Fraksi PKB DPRD Jabar itu.

“Ini akan menjadi komitmen bersama antara Pemprov Jabar dengan Forkompinda yang ada, terutama yang memiliki semacam definisi kesehatan, dalam hal ini TNI dan Polri. Kami sangat mengapresiasi Kodam III/Siliwangi dan Polda Jabar. yang sudah menginisiasi vaksinasi ke pondok pesantren,” imbuhnya.

Lebih lanjut Sidkon menjelaskan, hadirnya Perda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Jabar juga dapat memacu tanggung jawab dan hak Pemprov Jabar untuk secara masif membantu proses vaksinasi di pondok pesantren hingga tuntas.

“Saya berharap pada tahun 2021 vaksinasi selesai di pondok pesantren, khususnya di pondok pesantren salaf atau pondok pesantren tradisional di Jawa Barat,” ujarnya.

“Saya yakin dan berharap setelah vaksinasi ini selesai kita akan bercengkrama dengan Covid-19 seperti kita bercengkram dengan virus flu biasa,” pungkas Sidkon. (*)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_