Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Penyaluran Bansos menjadi bukti kehadiran Kementerian Hukum dan HAM di tengah warga yang terdampak pandemi

29 Jul 2021, 16:41 WIB Last Updated 2021-08-03T11:41:16Z

Penyaluran bansos menjadi bukti kehadiran Kementerian Hukum dan HAM di tengah warga yang terdampak pandemi
Foto pimpinan dan jajaran Rutan Rutan Rengat Kelas II B bersama Rupbasan Cluster VII saat pembagian paket sembako

HARIAN BERANTAS, INHU - Dalam dua tahun terakhir, pandemi Covid-19 telah merenggut banyak hal dari kehidupan kita. Tak pelak, kondisi ini juga menimbulkan berbagai macam kekhawatiran bagi masyarakat Indonesia, seperti meningkatnya angka kemiskinan yang disertai dengan melonjaknya angka pengangguran.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berupaya membantu masyarakat dengan mendistribusikan lebih dari 46 ribu paket secara nasional dibagikan serentak kepada masyarakat di seluruh Indonesia, agar dapat bertahan di tengah pandemi yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Senada dengan itu, petugas Rutan Rengat Kelas II B bersama Rupbasan Cluster VII juga turut ambil bagian untuk melakukan pendekatan kepada beberapa warga dalam menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang saat ini sedang terdampak perekonomian akibat pandemi COVID-19 yang belum surut. Setidaknya petugas dari Rutan dan Rupbasan mencatat ada 60 kepala keluarga (KK) yang saat ini membutuhkan uluran tangan untuk meringankan beban mereka.

Kepala Rupbasan, Budi Hardiono kepada wartawan mengatakan, bakti sosial yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk kepedulian Kementerian Hukum dan HAM terhadap masyarakat sekitar yang terdampak virus COVID-19.

“Sekarang ini sebagai bentuk kepedulian Kementerian Hukum dan HAM kepada masyarakat sekitar yang sangat terdampak perekonomian akibat pandemi COVID-19 yang saat ini terus mengancam kita,” kata Budi, Kamis (29/ 21/7).

Budi mengatakan, proses pendistribusian sembako yang telah diberikan juga melalui proses pendataan oleh petugas di sana, dengan tujuan agar bantuan tepat sasaran. 

“Kami memiliki data warga yang benar-benar terdampak sehingga bantuan tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, bantuan tersebut langsung disampaikan pihaknya ke rumah masing-masing warga dengan mengangkat tajuk 'Bhakti kumham, kumham peduli, kumham berbagi'.

“Selain warga yang menjadi sasaran penerima bansos, kami juga mendata pegawai Rutan dan Rupbasan yang terdampak COVID-19 dengan tujuan memberikan bantuan sosial yang sama,” kata Budi.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Rengat, Refin Simanullang mengatakan, selain 60 KK yang diberikan bantuan, 4 di antaranya dibawa ke Rutan Rengat Rupbasan. Pasalnya, pemberian bansos itu juga disaksikan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoli di Jakarta secara virtual.

“Nah, kami sengaja membawa 4 warga ke Kantor Rupbasan untuk mengikuti arahan dan amanat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,” kata Refin Tua Simanullang.

Refin mengatakan tidak bisa dipungkiri akibat dampak pandemi COVID-19 banyak orang yang kehilangan pekerjaan sehingga sulit untuk bertahan hidup.

“Saat itu saya sempat berdialog dengan salah satu warga. Katanya terpaksa harus kehilangan pekerjaan karena pandemi, jujur ​​kami sedih, sekarang dengan adanya program terpadu dari Kementerian Hukum dan HAM RI ini, tentu  menjadi momentum bagi kita yang juga hadir di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Secara terpisah, Hermansyah, salah satu penerima bansos, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang saat ini hadir membantu meringankan beban keluarganya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang telah meringankan beban saya yang saat ini saya tidak bisa lagi bekerja karena dampak pandemi COVID-19 saat ini,” ujar warga Rengat Kota yang sehari-hari bekerja sebagai kuli ini.

Di sisi lain, Rosmida, warga Desa Pematang Reba, juga mengatakan hal yang sama, karena dia juga salah satu penerima bantuan sosial dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Alhamdulillah sedikit banyak kami sangat terbantu dengan adanya bantuan sosial ini, semoga para petugas Kemenkumham selalu diberikan karunia dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujar ibu rumah tangga tersebut.

Untuk diketahui, bantuan sosial yang disalurkan berupa beras 5 kilo, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, susu 1 kaleng, kopi, ikan sarden besar 1 kaleng, dan telur setengah matang untuk masing masing penerima

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_