Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Korban Desak Polsek Gomo Tangkap Oknum Perangkat Desa Gui Gui Terduga Pelaku Pengeroyokan

28 Jul 2021, 12:36 WIB Last Updated 2021-08-03T14:24:57Z

Luka di Muka Korban Saroasa Hulu 

HARIANBERANTAS, GOMO- Seorang warga bernama Saroasa Hulu (34) menjadi korban pengeroyokan sejumlah oknum Perangkat Desa Gui-Gui Kecamatan Maze Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (16/07/2021)


Korban yang tak terima perlakuan oknum Perangkat Desa Gui-Gui itu, dia mendesak pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Gomo segera menangkapnya untuk dimintai pertanggujawaban hukumnya.


“Saya minta pihak penyidik Polsek Gomo segera menangkapa para pelaku pengeroyokan saya tersebut” Pinta Asaro Hulu kepada awak media 


Menurut korban saat mengisahkan peristiwa pilu yang menimpanya itu bahwa para pelaku diduga telah merencanakan pengeroyokan terhadapnya. Dimana pada saat sebelum kejadian para pelaku berkumpul di warung sambil minum tuak suling, ketika korban hendak pergi ke Kecamatan Gomo dan lewat depan warung tempat para pelaku minum tuak suling persisnya didepan rumah kepala desa (Kades) Gui-Gui para pelaku memanggil korban (Saroasa,red). 

Bukti Laporan Polisi di Polsek Gomo & Korban saat di rawat di Rumah Sakit

Lantas, korban yang tak curiga akan dikeroyok langsung menghampiri para pelaku, namun pada saat korban hendak duduk para pelaku yang diketahuinya bernama Firman Jaya Hulu besama pelaku lainnya langsung menyerang dengan cara  membalikkan meja ke arah korban dan meninju hingga tak sadarkan diri.


“Pada saat saya mau duduk langsung berdiri Firman Jaya Hulu dan membalikkan meja lalu secara bersamaan kedua temannya juga langsung meninju, menendang saya hingga tak sadarkan". Kata Saroasa kepada wartawan, Rabu (28/07/2021)


Ditambahkan korban, warga yang mengetahui korban tak sadarkan diri langsung memboyong korban ke rumah sakit guna pertolongan medis.


"Warga yang membawa saya ke rumah sakit" Katanya lagi.


Korban tak menyangka jika para pelaku  (Firman Jaya Hulu, dkk,red) itu tega mengeroyoknya. Pasalnya kata korban, dia kenal baik dan tidak ada masalah dengan para pelaku yang juga sebagai perangkat desa di Desa Gui Gui kecamatan Maze kabupaten Nias Selatan - Sumut.


Akibat peristiwa itu korban mengalami luka dan luka lembab disekujur tubuhnya hingga mendapat perawatan medis.


Korban yang tak terima dikeroyok oleh para pelaku hingga tak sadarkan diri, setelah dirinya mulai membaik langsung membuat laporan ke Polsek Gomo dengan harapan para pelakunya segera ditangkap.


Anehnya kata korban lagi, para pelaku saat ini sedang sibuk mengajak damai, padahal korban sedang dirawat di rumah sakit. “Aneh memang, mereka saja   tidak melihat kondisi saya di rumah sakit seperti apa, eh.. malah mereka sibuk minta damai agar tidak ditangkap polisi.


Secara terpisah Kapolsek Gomo Johnson Sianipar saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti bukti.


"Kami lagi lakukan lidik untuk kumpulkan bukti bukti" Kata Johnson Sianipar singkat, Rabu (28/07/2021) sembaring mengatakan jika dia berada di desa Sifaoroasi gomo memantau pembagian bantuan langsung tunai.


Menanggapi peristiwa pilu yang dialami Saroasa Hulu, praktisi hukum Faozanolo Laia, SH., MH ketika dihubungi awak media ini Rabu (28/07/2021) mengatakan, sebaiknya teman-teman Kepolisian dalam hal ini Polsek Gomo segera mengamankan para pelakunya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ditengah tengah masyarakat.  Karena katanya, masyarakat di desa desa pendalaman sangat sensitive maka segera ditangani oleh aparat hukum.


Disinggung mengenai para pelaku yang sibuk memikirkan perdamaian dibandingkan keselamatan jiwa pada saat korban sedang dirawat di rumah sakit, Faozanolo Laia, SH., MH mengatakan perdamaian sah sah saja, namun proses hukumnya wajib ditindaklanjuti. Pasalnya, kata dia lagi, perdamaian tidak menghapus perbuatan pidananya.


“Pertanggungjawaban hukumnya tetap ditindaklanjuti” Tutupnya. (Tim)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_