• Jelajahi

    Best Viral Premium Blogger Templates

    terkini

    Iklan

    Kemenparekraf Dorong ISTC Percepat Implementasi Pariwisata Berkelanjutan di Tanah Air

    HARIANBERANTAS
    7/02/21, 14:36 WIB Last Updated 2021-07-04T19:19:07Z

    Kemenparekraf Dorong ISTC Percepat Implementasi Pariwisata Berkelanjutan di Tanah Air
    HARIAN BERANTAS, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mendorong seluruh pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) melalui Dewan Pariwisata Berkelanjutan Indonesia atau Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC) untuk mempercepat implementasi konsep pariwisata berkelanjutan di destinasi wisata di tanah air.

    Menparekraf Sandiaga Uno saat Diskusi Virtual Inovasi Implementasi Program Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan bersama ISTC dan pelaku ekonomi kreatif, Rabu (30/6/2021), mengungkapkan sejak awal dilantik Presiden Jokowi pada 23 Desember 2020, Ia terus berdiskusi dengan beberapa pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk diskusi dengan Menparekraf 2011-2014, Mari Elka Pangestu, yang kini menjabat sebagai Direktur Pelaksana Kebijakan dan Kemitraan Pembangunan Bank Dunia.

    “Di awal penugasan saya sempat berdiskusi dengan Bu Mari Elka Pangestu, di tengah pandemi ternyata ada beberapa tren global yang tak terbendung di seluruh dunia terkait dengan kehidupan kita sehari-hari. Pertama digitalisasi, kedua kesehatan, dan ketiga sustainability. Untuk pariwisata berkelanjutan di Indonesia, ini adalah peluang yang luar biasa," kata Uno.

    Kemenparekraf Dorong ISTC Percepat Implementasi Pariwisata Berkelanjutan di Tanah Air

    Pada kesempatan tersebut hadir pula Wakil Ketua II ISTC, Dr. (Hon) Jonathan L Parapak, Sekretaris/Pelaksana Harian ISTC sekaligus Staf Ahli Menteri Pembangunan Berkelanjutan dan Konservasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Frans Teguh, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani, Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf Vinsensius Jemadu, serta seluruh anggota ISTC.

    Sebelumnya, Menparekraf Sandiaga Uno juga mengenang kembali Ketua Pengurus ISTC (alm) I Gede Ardika yang menginspirasi dan konsisten mendorong implementasi pembangunan pariwisata berkelanjutan dan kode etik pariwisata.

    Menparekraf menjelaskan, sejak 2015 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah berkomitmen mewujudkan pembangunan pariwisata berkelanjutan secara lebih konkrit melalui program pengembangan pariwisata berkelanjutan atau Sustainable Tourism Development (STDev) termasuk Sustainable Tourism Destination (STD), Sustainable Tourism Observatory (STO), Sustainable Tourism Certifikationn (STC). ) Sustainable Tourism Industry (STI), dan Sustainable Tourism Marketing & Management (STM).

    “Saat ini kami mengadopsi ide beliau (I Gede Ardika) tentang desa wisata sebagai program unggulan yang diharapkan tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. STDev merupakan dasar untuk mewujudkan destinasi wisata yang berkualitas dan pariwisata yang berkelanjutan, seperti yang telah disampaikan dalam Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan yang mengadopsi standar internasional dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC),” ujarnya.

    Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga didukung oleh Indonesian Sustainable Tourism Council (ISTC) yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor KM/198/KD.03.00/M-K/2020. 5.

    “Saya juga sudah menandatangani surat keputusan yang nantinya akan diberikan kepada kepala daerah untuk mendorong kepala daerah mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif yang lebih berkelanjutan, terutama dari aspek pengelolaan sampah, pengelolaan air, dan penggunaan energi baru dan terbarukan. Jadi bahwa destinasi wisata ini nanti menggunakan energi baru dan terbarukan,” ujarnya.

    Kemenparekraf Dorong ISTC Percepat Implementasi Pariwisata Berkelanjutan di Tanah Air

    Sandiaga Uno menjelaskan, penunjukan tersebut berarti bahwa ISTC mengemban tugas strategis dalam memberikan arahan kebijakan, advokasi gagasan, mendorong penerapan kode etik kepariwisataan, koordinasi dan sinkronisasi, pengendalian dan pemantauan kualitas STDev, serta evaluasi rekomendasi untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan di semua pilar pariwisata. Sehingga bersama Kemenparekraf dan ISTC dapat menghadirkan solusi dan strategi dalam melaksanakan program pengembangan pariwisata yang inovatif dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

    ''Upaya percepatan yang kita lakukan dan gerakkan bersama melalui strategi, inovasi, dan 'kolaborasi' dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan, semoga dapat mengungguli implementasi 17 SDGs dalam pembangunan nasional dan memperkuat visi Indonesia sebagai Sustainable Hub di Asia Pasifik. Daerah,” ujarnya.

    Sebagai quick win, ISTC dan Kemenparekraf akan menerapkan skema keuangan (blend/green financing), mendorong pengelolaan limbah, perlindungan air dan energi terbarukan yang ramah lingkungan (energi baru), karbon netral dan kalkulator jejak karbon di tempat tujuan.

    Pelaksanaan Indonesia Sustainable Tourism Award/ISTA juga akan disesuaikan dengan platform adaptasi, penguatan STO, sertifikasi destinasi berkelanjutan dan desa wisata berkelanjutan.
    Komentar
    Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
    • Kemenparekraf Dorong ISTC Percepat Implementasi Pariwisata Berkelanjutan di Tanah Air

    Terkini

    Iklan

    Close x