Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Garap Anak kandung, Polsek Rengat Barat Tangkap SYT.

12 Jul 2021, 22:32 WIB Last Updated 2021-07-12T15:32:09Z

Garap Anak kandung, Polsek Rengat Barat Tangkap SYT.
SYT (36) pelaku pecabulan terhadap anak kandung (foto istimewa)

HARIANBERANTAS, INHU - Perbuatan cabul dan tidak senonoh terhadap anak kandung kembali menjadi catatan hitam di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Masih hangat diingatan warga kejadian kasus persetubuhan yang dilakukan ayah bejat terhadap anak kandungnya di sekip hilir desa kecamatan Rengat, kini kasus serupa juga terjadi di bawah wilayah hukum Polsek Rengat Barat.

SYT (36) tega mencabuli dan menghancurkan masa depan anak kandungnya yang masih  umur 13 tahun, Melati (Nama amaran)  pada 10 Mei 2021, pukul 03.00 WIB dini hari. Bahkan perbuatan asusila ini baru diketahui oleh ibu korban, ROS (35) dan langsung melaporkan SYT ke Polsek Rengat Barat, Senin 28 Juni 2021 lalu.

Kapolsek Inhu, AKBP Efrizal S.I.K melalui Kapolsek Rengat Barat, Kompol Tigor K. Hutagaol, Senin (21/12/07) membenarkan kasus cabul dan persetubuhan yang ditangani Polsek Rengat Barat.

Ia menjelaskan, Senin, 28 Juni 2021, pukul 19.00 WIB, saat itu korban dan ibunya, ROS, sedang duduk-duduk di rumah salah satu desa di kecamatan rengat barat. tiba-tiba korban menceritakan kepada ibunya, jika pada tanggal 10 Juli 2021 dini hari ada kejadian yang membuat korban terguncang hebat, namun korban takut menceritakan kepada ibunya.

Sebuah kejadian yang tidak akan pernah terlupakan seumur hidup korban. Dini hari sebelum pagi itu, korban tiba-tiba terbangun dari tidurnya karena merasa alat kelaminnya perih dan bagian pakaian bawah serta celana dalamnya telah terlepas.

Korban langsung terbangun dari tidurnya sambil menahan rasa sakit pada alat kelaminnya, korban pun semakin kaget melihat pelaku tidur nyenyak di sampingnya tanpa sehelai benang ataupun sehelai pakaian.

Korban menyadari bahwa ayah kandungnya telah melakukan perbuatan tidak senonoh. Setelah itu korban langsung meninggalkan kamarnya dan pindah ke kamar lain. Sejak kejadian itu, korban menjadi bingung, kehilangan akal, kehilangan harapan dan kehilangan semangat untuk hidup.

Hingga akhirnya, korban berani menceritakan kejadian yang menimpanya kepada ibu kandungnya. Spontan ibu korban sangat marah. Malam itu juga ibu korban pergi ke Polsek Rengat Barat untuk melaporkan perbuatan terkutuk suaminya yang juga ayah kandung korban.

Usai menerima laporan dari ibu korban, unit reskrim Polsek Rengat Barat langsung turun tangan dan berhasil menangkap pelaku yang berada di rumahnya saat itu. Pelaku menundukkan kepala karena malu dan mengakui semua perbuatan tercela tersebut kepada penyidik.

“Tersangka sudah diamankan, serta sejumlah barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian,” pungkas Kapolres.

Penulis : Hutabarat
Editor : rp

Iklan

iklan