Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Walikota Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Anggaran Tahunan 2020

25 Jun 2021, 23:56 WIB Last Updated 2021-06-26T12:39:32Z

Walikota Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban Anggaran Tahunan 2020
 FOTO : Walikota Dedy Yon Supriyono saat menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tegal 





BERANTAS HARIAN, TEGAL – Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono, SE, MM menyampaikan penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Tegal tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2020, di Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Jumat (25/6/2021).

Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro, S.T, Walikota menyampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan setelah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan, paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

“Agar mendapat persetujuan dan pengesahan dan ditetapkan sebagai peraturan daerah,” kata Dedy Yon.

Ditambahkan Dedy Yon, Laporan Keuangan Pemkot Tegal telah melalui proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Jawa Tengah yang dilakukan dalam 2 (dua) tahap. Yakni, tahap pemeriksaan pendahuluan yang dilaksanakan pada 19 Januari 2021 hingga 25 Februari 2021, dan tahap pemeriksaan rinci tahun ini dilaksanakan pada 30 Maret 2021 hingga 30 April 2021.

Disebutkan Walikota, untuk pemeriksaan yang dilakukan BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tegal Tahun Anggaran 2020, telah disampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) beserta pendapat (opini) yang disampaikan BPK kepada Pemerintah Kota Tegal melalui Walikota dan Ketua DPRD Kota Tegal pada Senin (24/5/2021) lalu.

“Menurut pendapat (opini) BPK, Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tegal menyajikan secara wajar dalam segala hal yang material atau “Wajar Tanpa Pengecualian” atau disingkat WTP, kata Walikota.


Dedy Yon Supriyono

Menurut Dedy Yon, posisi keuangan Pemerintah Kota Tegal per 31 Desember 2020, dan realisasi anggaran, perubahan saldo kelebihan anggaran, operasional, arus kas, dan perubahan ekuitas untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sudah sesuai dengan standar akuntansi pemerintah.

Dijelaskan Dedy Yon, dalam pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2020, laporan keuangan disajikan sesuai dengan standar akuntansi berbasis akrual. Hal ini sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Berbasis Akrual di Pemerintah Daerah.

“Pemerintah Kota Tegal telah menerapkan standar akuntansi pemerintah berbasis akrual sejak penyusunan laporan keuangan 2015,” kata Dedy Yon.

Selanjutnya, dalam Rapat Paripurna, Walikota menjelaskan secara garis besar Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tegal yang terdiri dari tujuh laporan. Antara lain Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Neraca Anggaran, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK).

Walikota berharap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2020 dapat dibahas sesuai mekanisme yang ada dan dapat diselesaikan sesuai jadwal waktu yang telah ditetapkan.

“Selanjutnya saya berharap dapat dibahas sesuai mekanisme yang ada dan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal waktu yang telah ditetapkan. Semoga apa yang telah dilakukan bersama memiliki manfaat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran seluruh lapisan masyarakat Kota Tegal. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua,” harap walikota.

Menanggapi harapan walikota tersebut, Ketua DPRD Kota Tegal Kusnendro meminta seluruh fraksi di DPRD Kota Tegal segera menyiapkan pandangan umum penyampaian Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tegal untuk Tahun Anggaran 2020.

Usai menyampaikan penjelasan, Walikota secara simbolis menyerahkan buku Laporan Pertanggungjawaban RAPBD 2020 kepada Ketua DPRD Kota Tegal untuk segera dibahas sesuai jadwal. 

(Ag)

Iklan

iklan