Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Pelantikan Panitia Pemilihan Kepala Desa Di 7 Desa Kecamatan Batang Gansal 1 Desa Tidak Memenuhi Syarat

18 Jun 2021, 16:42 WIB Last Updated 2021-06-18T14:37:50Z

HARIANBERANTAS, INHU - Pelantikan Panitia Pemilihan Kades serentak di 7 desa Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu yaitu : Desa Siambul, Desa Seberida, Desa Ringin, Desa Belimbing, Desa Penyaguan, Desa Talang Lakat  dan Desa Sungai Akar dilaksanakan di Aula Kecamatan, Rabu (16/06/21).

Hanya saja pelantikan panitia pemilihan Pilkades tersebut tidak memenuhi syarat di Desa Sungai Akar  diduga ada kepentingan, dan pelantikan tersebut ada pelanggaran Protokol Kesehatan karena jumlah yang hadir sekira 80 orang dalam aula tersebut dengan jarak sangat rapat.

Ketua BPD Desa Sungai akar sebagai pelaksana dan pembina asal asalan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Masalahnya, ketua panitia dan anggota yang terpilih 9 orang semuanya tidak menunjukkan identitas KTP (kartu tanda penduduk) sebagai persyaratan yang telah diatur dalam Perda no. 9 tahun 2014 ayat 3.

Persyaratan lainnya yang harus dilaksanakan BPD adalah Ketua Panitia dengan anggotanya harus minimal lulus SMA, tokoh masyarakat, berdomisili di Desa tersebut.

Dalam penyelenggaraan pemilihan memang sudah sesuai dengan aturan, mengundang masyarakat dengan perwakilan secara tertulis juga menandatangani daftar hadir.

Hanya saja Ketua Panitia Terlantik Desa Sungai Akar  Asep adalah merupakan "mantan narapidana kejahatan SEKSUAL terhadap anak dibawah umur sekira 8 tahun lalu di Desa Sungai Akar Kecamatan Batang Gansal-Inhu"

Selain itu, ternyata seluruh anak dan istri Asep juga tinggal di Duri Kabupaten Bengkalis sekitar 10 tahun, sedangkan Asep yang terpilih jadi ketua Panitia tinggal dengan Bapak Angkatnya di Desa Sungai Akar-Inhu.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Kecamatan Batang Gansal-Inhu, Asep yang terpilih jadi Ketua Panitia juga diperbincangkan  sebagai Tokoh masyarakat Desa Sungai Akar, karena di desa tersebut informasi yang dirangkum media dari warga ternyata Asep hanya sebagai Wakil Ketua SPSI SPTI batang gansal, hal inilah yang menjadi persoalan.

Komaruddin Ketua BPD ketika dikonfirmasi awak media mengatakan " memang pernah dengar bahwa Asep pernah terpidana, juga saya tidak tau apakah Asep ada KTP atau tidak juga tidak tau sama sekali pendidikannya sampai dimana ujarnya.

Dengan Kronologis tersebut diharap kepada Camat agar membedah persoalan ini dan bertindak agar tak terjadi hal hal yang lain.

Azazi Kudus Sebagai Kasi Pemerintahan Kecamatan Batang Gansal mengatakan ke awak media " Kecamatan hanya memfasilitasi aula dipelantikan tersebut. Soal perekrutan dan Pembinaan juga identitas seluruh Panitia Ketua BPD masing masing Desa.

Soal jumlah yang hadir sampai berkisar 80 orang yang tak memenuhi protokol kesehatan, dari awal sebelum masuk ke Aula sudah dihimbau, cuci tangan, pakai Masker dan menjaga jarak ujarnya.***(Pinten S)

Iklan

iklan