Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Mantan Narapidana Pelecehan Seksual, Masuk Bursa Calon Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa

19 Jun 2021, 14:24 WIB Last Updated 2021-06-19T07:31:51Z
Mantan Narapidana Pelecehan Seksual, Masuk Bursa Calon Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa

HARIAN BERANTAS - INHU - Pelantikan Panitia Pemilihan Kepala Desa serentak di 7 desa Kecamatan Batang Gansal Kabupaten Inhu yaitu Desa Siambul, Desa Seberida, Desa Ringin, Desa Belimbing, Desa Penyaguan, Desa Talang Lakat dan Desa Sungai Akar yang dilaksanakan di Balai Desa 16/06/21 yang lalu, menjadi topik perbincangan hangat masyarakat setempat.

Pasalnya, salah satu ketua panitia terpilih, Asep, merupakan mantan napi dalam kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Tak hanya itu, ternyata istri dan anak Asep juga sudah tinggal di Duri selama kurang lebih 10 tahun, sedangkan Asep sendiri tinggal bersama ayah angkatnya di desa tersebut.

Terkait persoalan ini, masyarakat sangat menyayangkan adanya salah satu dari 9 calon yang mencalonkan diri merupakan  mantan narapidana. Selain itu, calon ketua dan masing-masing dari 9 anggota panitia terpilih juga tidak menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

Mantan Narapidana Pelecehan Seksual, Masuk Bursa Calon Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa
Tentunya hal ini dinilai telah melanggar ketentuan Persyaratan formal sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2014 ayat 3 tentang tata cara pemilihan penyelenggara pemilihan kepala desa.

Selain itu, sebagaimana persyaratan tambahan lainnya yang biasanya dilakukan oleh BPD, Ketua Panitia minimal memiliki lulusan SMA, tokoh masyarakat, berdomisili di desa. Pada saat yang sama, penyelenggaraan pemilihan umum yang sesuai dengan peraturan, harus mengundang masyarakat dengan perwakilan tertulis dan menandatangani daftar hadir.
 
Warga menduga pelantikan di Desa Sungai Akar diduga kuat sarat kepentingan, dan pelantikan dinilai melanggar Protokol Kesehatan karena kurang lebih 80 orang yang hadir di luar dan di dalam aula tidak menjaga jarak. 

Ketua BPD Desa Sungai Akar selaku pelaksana dan pembina juga dinilai dalam pelaksanaannya telah melanggar ketentuan.

Mantan Narapidana Pelecehan Seksual, Masuk Bursa Calon Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa
Kepada wartawan, Ketua BPD Komaruddin, mengaku telah mendengar kabar miring satus Asep yang merupakan mantan narapidana, namun ia berdalih tidak mengetahui apakah Asep memiliki indetitas kartu tanda penduduk sekaligus latar belakang pendidikannya.

 “Saya dengar Asep pernah menjadi narapidana, saya juga tidak tahu apakah Asep punya KTP atau tidak, saya juga tidak tahu sama sekali pendidikannya di mana,” ujarnya.

Secara terpisah, Camat Batang Gansal Azazi Kudus mengatakan kepada awak media bahwa pihak kecamatan hanya memfasilitasi aula peresmian. Mengenai rekrutmen dan pembinaan, identitas seluruh Ketua Panitia dan BPD di masing-masing desa.

''Mengenai jumlah orang yang hadir, ada sekitar 80 orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Sejak awal, sebelum masuk aula, mereka disarankan untuk mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,'' ujarnya. Pinten S.

Iklan

iklan