Iklan

iklan

Iklan

X_PG_HPB1_All User_Branded Clearance Sale FW Sept_21 Sep 21
,

Iklan

Settia

Komisi III DPRD & BUMD Gelar RDP

21 Jun 2021, 22:00 WIB Last Updated 2021-07-29T03:52:08Z

Ketua Komisi III DPRD Riau

HARIANBERANTAS, PEKANBARU– Komisi III DPRD Riau gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terkait evaluasi target dan kinerja BUMD di provinsi Riau.


RDP ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Husaimi Hamidy didampingi Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau, Karmila Sari dan sejumlah anggota Komisi lainnya seperti Eva Yuliana, Sofyan Siroj, Abdul Wahab, Syamsurizal, Sugeng Pranoto serta Syahroni Tua, yang berlangsung di Ruang Rapat Medium DPRD Riau. Senin (21/06/2021).


Dalam rapat RDP Komisi III DPRD Riau dengan pihak BUMD dihadiri langsung oleh masing-masing pimpinan BUMD, diantaranya Direktur Utama PT PIR Adel Gunawan, Direktur PT SPR Fuad Noor, Direktur PT PER Ganesya Varandra, Direktur Operasional Bank Riau Kepri (BRK), Said Syamsuri serta Direktur Kredit dan Syariah, Tengku Irawan.


Ketua Komisi III DPRD Riau Husaimi Hamidi kepada sejumlah pimpinan BUMD itu mengatakan, bahwa beban operasional di BUMD di Riau sangat besar, akan tetapi tidak sesuai dengan harapan dan tujuan pendirian BUMD. Misalnya, PT PER fokus di sektor UMKM dan PT PER akan merencanakan penambahan cabang wilayah Pekanbaru untuk sektor UMKM (Panam dan Rumbai).

RDP bersama BUMD Riau


Menanggapi hal tersebut, Direktur PT PER Ganesya Varandra menjelaskan bahwa pada tahun 2020 konsekuensinya itu akibat dampak pandemi Covid-19, pihaknya hanya mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan program relaksasi dalam prakteknya hanya membayar masa relaksasi sebesar bunganya saja.


Sementara pihak PT PIR menjelaskan, bahwa kegiatan bisnis penjualan batu bara dalam laporan dianggap sebagai transaski yang sebenarnya dan pada tahun 2019 ada pencadangan investasi di PT RAL dengan pembayaran sebasar Rp5,6 miliar.


Terkait masalah PT SPR yang masih bergantung pada anak perusahaan dalam kegiatan bisnis dan kegiatan kerjasama dengan Hotel Aryaduta sudah diambil alih oleh Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Anggota Komisi III DPRD Riau


Hal yang sama juga disampaikan pihak Direktur Operasional BRK Said Syamsuri. Menurutnya BRK ada spesial rate dengan blanded giro dapat mencapai hasil yang lebih baik dibandingkan bank lainnya.


“Untuk one day service Bank Riau Kepri sudah sangat support, akad dan pencairan dalam satu hari kecuali dalam jumlah yang sangat besar. Sementara untuk kerjasama pembayaran dengan PIN akan direalisasikan,” Jelasnya.


Dipenghunjung rapat Husaimi Hamidi berharap agar Bank Riau Kepri mendukung dan dapat bekerja sama dengan BUMD lainnya dan juga Bapenda termasuk dengan dukungan fasilitas lainnya, tutup husaimi. (***)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_