Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kapolda Riau Dukung Pergub Mitra Media

25 Jun 2021, 15:56 WIB Last Updated 2021-06-25T15:51:57Z
Kapolda Riau Dukung Pergub Mitra Media



HARIAN BERANTAS, PEKANBARU - Berdasarkan siaran pers yang diterima Harian Berantas, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, SH, SIK, MSi mendukung Peraturan Gubernur Riau (Pergubri) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Sosialisasi. Informasi Penyelenggaraan Pemerintahan ( PIPP) atau Pergubri Mitra Media (Media Partners).

Menurut Kapolda, Pergub tersebut merupakan solusi terbaik untuk menyehatkan bisnis media massa di Riau. Dukungan itu disampaikan Jenderal Bintang Dua itu saat menerima tiga organisasi pers dari Dewan Pers (DP) di Mapolres Riau, Kamis (24/6/2021) kemarin.

Ketiga organisasi pers tersebut adalah Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Riau yang diwakili oleh Ahmad S Udi sebagai ketua dan Dian Alhadi sebagai sekretaris. Kemudian Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau yang diwakili oleh ketuanya Khairul Amri dan bendahara Maskur serta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau diwakili oleh Eka Buana Putra selaku Kabag Hukum, Arbitrase dan Perundang-undangan.

Dalam perbincangan yang berlangsung hampir dua jam tersebut, Kapolda memberikan gambaran tentang keberadaan patron di masyarakat yang kemudian berujung pada praktik-praktik yang melanggar hukum. Seperti premanisme dan tindakan meresahkan masyarakat lainnya.

''Sebenarnya, hal-hal seperti itu sudah ketinggalan zaman. Semuanya harus mulai dibenahi,'' kata Kapolda Riau.

Ketua AMSI Riau Ahmad S Udi kemudian mengungkapkan praktik serupa juga terjadi di media massa. Banyak oknum yang mengatasnamakan jurnalis justru menjadikan profesi ini untuk melakukan tindak pidana. Seperti pemerasan atau teror lewat berita.

Biasanya, lanjut Ahmad, pelaku berasal dari media yang tidak memenuhi standar sesuai ketentuan dan tidak menerapkan etika jurnalistik.

Kapolda pun mengaku sadar akan hal itu, karena itu ia menekankan dukungannya untuk langkah perbaikan ke arah yang lebih baik. Dengan demikian nantinya akan dipisahkan media mana yang benar dan media mana yang tidak.

''Saya yakin semua orang menginginkan perbaikan yang lebih baik. Ada solusi terbaik untuk setiap masalah. Media bisa lebih sehat. Sedangkan media yang kurang tepat diberi kesempatan untuk memperbaiki. Kalau di media tidak bisa, ya cari rezeki di bidang lain,'' ujarnya.

Kapolda mengatakan akan menyampaikan dukungan ini kepada semua jajarannya hingga para kapolres.

''Awal Juli kita akan mengadakan webinar atau FGD (focus group discussion, red). Kami kumpulkan semua Kapolres dan salah satu teman kami memberikan penjelasan,'' janji Kapolda.*(rls/zon/hb).

Iklan

iklan