Iklan

new-user-zone-banner

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

Darurat Teror di Wilayah Hukum Polda Sumut, Hingga Wartawan di Simalungun Ditembak OTK, Ketua AJI Medan Minta Polisi Tangkap Pelaku

HARIANBERANTAS
19 Jun 2021, 17:17 WIB Last Updated 2021-09-22T14:48:43Z
Darurat Teror di Wilayah Hukum Polda Sumut, Hingga Wartawan di Simalungun Ditembak OTK, Ketua AJI Medan Minta Polisi Tangkap Pelaku











HARIAN BERANTAS, P.SIANTAR SIMALUNGUN - Ketidakpastian hukum dalam penanganan kasus kekerasan terhadap jurnalis akan menjadi preseden buruk dan merugikan jurnalis dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

kekerasan sering dialami oleh jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya, deretan panjang perlakuan kekerasan terhadap jurnalis menjadikan sinyal yang mencoreng kepastian perlindungan hukum bagi warga negara.

Seperti yang dialami seorang jurnalis media online di Kabupaten Simalungun bernama Mara Salem Harahap alias Marsal.

Marsal ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (19/6/2021). Ia ditemukan tewas di dalam minibus Go Panca BK 1921 WR warna putih dengan luka tembak di paha kiri dan dada kanan.

Pembunuhan dengan senjata api terhadap wartawan ini diperkirakan hanya terjadi sekitar 300 meter dari kediamannya. Diduga, korban tewas saat hendak pulang ke rumahnya di Huta 7, Pasar 3, Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun.

Belakangan diketahui bahwa korban pembunuhan keji ini adalah pemimpin redaksi lassernewstoday.com.

Marsal yang akrab disapa kerap memberitakan berita terkait perjudian, narkoba, dan bisnis hiburan malam yang menyalahi aturan baik di Kota Pematangsiantar maupun Kabupaten Simalungun.

Insiden kekerasan terhadap jurnalis juga baru-baru ini dialami oleh Abdul Kohar Lubis alias Bembi yang merupakan pemimpin umum media online Linktoday.com.

Peristiwa yang dialami Bembi yang terjadi pada Sabtu (29/5/2021) merupakan puncak dari teror yang kerap dialaminya melalui pesan singkat Whatsapp (WA) yang memintanya untuk tidak memberitakan aktivitas salah satu bandar narkoba.

Atas kejadian ini, Abdul alias Bembi hanya bisa berharap polisi segera mengungkap dan menangkap pelaku yang mencoba membakar rumahnya.

Dalam laporannya di Mapolres Pematangsiantar, Bembi mengatakan rumahnya disiram sejenis Bahan Bakar Minyak (BBM) di pintu depan, lalu dibakar.

Menanggapi rentetan kejadian ini, Ketua AJI Medan Liston Damanik mengecam keras dan meminta polisi menangkap pelaku dan dalang pembunuhan Marsal.

Dalam siaran persnya, Sabtu (19/6/2021), katanya, pembunuhan Marsal menambah jumlah kasus kekerasan terhadap wartawan di Sumut selama sebulan terakhir.
"Sebelumnya, rumah jurnalis TV bernama Pujianto di Serdangbedagai juga dibakar orang tak dikenal pada 31 Mei lalu," katanya.

Selain itu, aksi teror terhadap wartawan di Kota Binjai juga terjadi pada 13 Juni 2021 kemarin. Sofian yang sering memberitakan perjudian di Kota Binjai diteror dengan melemparkan bom molotov ke rumahnya dan menembaknya dengan air softgun.

“Oleh karena itu, kami meminta Polda Sumut, Polres Pematangsiantar, Polsek Serdangbedagai, dan Polres Binjai untuk melanjutkan proses penyidikan kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di wilayahnya,” ujarnya.

“Oleh karena itu, kami meminta Polda Sumut, Polres Pematangsiantar, Polres Serdangbedagai, dan Polres Binjai untuk melanjutkan proses penyidikan kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi di wilayahnya,” ujarnya.

Liston menghimbau kepada seluruh jurnalis di Sumut untuk mengutamakan profesionalisme dan mengutamakan keselamatan dalam melaksanakan kerja jurnalistik.
(red/nas)
Editor : Riswan P

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_