Headlines News :
Home » » KETUA LP-KPK MINTA WALI KOTA TEGAL TUTUP TEMPAT KARAOKE SELAMA BULAN RAMADAN

KETUA LP-KPK MINTA WALI KOTA TEGAL TUTUP TEMPAT KARAOKE SELAMA BULAN RAMADAN

Written By HARIANBERANTAS on Minggu, 02 Mei 2021 | 22.04.00

HARIANBERANTAS, TEGAL- Menindak lanjuti keresahan masyarakat dengan adanya sejumlah tempat hiburan karaoke di Kota Tegal yang beroperasi di bulan Ramadan.

Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP-KPK) Komisi Cabang Tegal, Selasa (27/4/2021) melayangkan Surat kepada Wali Kota Tegal dengan Nomor Surat 001/LP/LP-KPK/KOMCAB.TGL/IV/2021.

Dalam surat tersebut, LP-KPK meminta kepada Wali Kota Tegal untuk menutup sejumlah tempat hiburan karaoke selama bulan Ramadan.

Hal itu, menurut Ketua LP-KPK Komisi Cabang Tegal, Nawang Elin, selain untuk menghormati umat muslim yang sedang menjalankan ibadah Puasa di bulan Ramadan 1442 juga 

dalam rangka untuk mendukung upaya Pemerintah dalam memutus mata rantai penularan dan penyebaran Virus Corona (Covid- 19) di Kota Tegal. Sehingga tingkat penularan dan penyebaran Covid-19 di Kota Tegal dapat menurun dan teratasi dengan baik.

"Kami mewakili masyarakat meminta kepada Wali Kota Tegal agar segera menutup sejumlah tempat hiburan karaoke selama bulan Ramadan. Hal ini untuk menghormati bulan Ramadan dan menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa,"kata Nawang Elin, Ketua LP-KPK Komcab Tegal saat di konfirmasi di Pendopo Pemkot Tegal, Selasa (27/4/2021).

Lebih lanjut diungkapkan Nawang Elin,"beroperasinya sejumlah tempat hiburan karaoke di Kota Tegal pada bulan Ramadan ini merupakan dampak dari tidak adanya Surat Edaran yang di keluarkan oleh Pemerintah Kota Tegal terkait larangan operasional sejumlah tempat hiburan selama bulan Ramadan. Sehingga para pengelola tempat usaha karaoke di Kota Tegal tetap beroperasional di bulan Ramadan,"ungkapnya.

Lebih jauh ia mengatakan,"mereka, para pengelola tempat usaha hiburan karaoke menyamarkan operasionalnya di bulan Ramadan ini dengan cara  menutup pintu depan, mematikan lampu, mengalihkan tempat parkir kendaraan pengunjung jauh dari lokasi, dan sistem undangan kepada tamu. Di lokasi tempat hiburan karaoke terlihat gelap pintu utama tertutup, sekilas terlihat tidak ada aktivitas di dalamnya. Namun sebenarnya tetap buka dan ada aktivitas. Hal itu dilakukan untuk mengelabuhi masyarakat dan media,"ungkapnya.

Seharusnya, masih kata dia," untuk menghormati bulan suci Ramadan dan menghargai umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa, semua tempat hiburan malam seperti diskotik, pantai pijat, spa, bar, dan karaoke harus tutup sampai Idul Fitri nanti. Apalagi saat ini masih dalam masa Pandemi Covid- 19, semestinya menghindari kerumunan untuk mencegah munculnya klaster baru Covid-19, "tandasnya.

_Ketua MUI Kota Tegal Dukung Penutupan Tempat Hiburan Karaoke Selama Bulan Ramadan_

Sama halnya yang di sampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal, KH. Abu Chaer Annur, dirinya dalam hal ini mendukung penuh permintaan masyarakat untuk menutup sejumlah tempat hiburan karaoke yang masih beroperasi di bulan Ramadan.

"Saya dukung permintaan masyarakat untuk menutup sejumlah tempat hiburan karaoke di Kota Tegal selama bulan Ramadan,"tandasnya saat di konfirmasi di kediamannya, Rabu (28/4/2021).

Menindaklanjuti Surat Pengaduan dari LP-KPK, Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, ST akan segera menyampaikan permasalahan tersebut ke Pemerintah Kota Tegal.

"Nanti saya sampaikan ke Pemkot mas,"ujar Kusnendro saat dihubungi via WhatsApp, Rabu (28/4/2021).

Di tempat terpisah, Ketua Asosiasi Pengusaha Resto dan Tempat Hiburan Karaoke Kota Tegal, Dwi Cahyo saat di konfirmasi terkait permasalahan tersebut, menurutnya hal itu sudah sesuai Surat Edaran PPKM dari Wali Kota Tegal.

"Kami pengusaha ngikut, sesuai Surat Edaran di ijinkan buka sampai jam 21:00,"katanya.

Menanggapi adanya beberapa tempat hiburan karaoke yang beroperasional dari pukul 11:00 hingga pukul 02:00, dirinya tidak mengetahui.

"Kalau beroperasi dari pukul 11:00 siang saya tidak tau. Tapi kalau sesuai surat edaran tidak di atur dari jam berapa buka, yang di atur tutup jam 21:00. Mengenai ini saya hanya tau mereka berhenti menerima tamu dan tutup. Adapun yang beroperasi sampai jam 02:00 kan ada Satpol PP yang menegakkan aturan itu,"jelasnya.

Hingga berita ini di turunkan belum ada penutupan  sejumlah tempat hiburan karaoke oleh pihak Pemerintah Kota Tegal.***(Ag)

Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas