Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Kawasan Rekreasi Danau Raja di Kampung Dagang Ditutup, Pagar & Fasilitas Umum Dirusak Hingga Dibakar OTK

21 Mei 2021, 22:27 WIB Last Updated 2021-05-21T15:43:05Z

INHU, HARIANBERANTAS.CO.ID - Setelah Plt Bupati Inhu H. Chairul Rizki  MS. MP perintahkan jajarannya untuk melakukan penutupan kawasan Rekreasi Danau Raja di Kampung Dagang, Kecamatan Rengat Inhu, Provinsi Riau 15/05/21, dua Fasiilitas umum dirusak hingga dibakar Orang Tak Dikenal (OTK). Sementara itu, Pemerintah melakukan penutupan bertujuan untuk menghindari penyebaran Covid 19 lantaran ramai pengunjung.

Pasca penutupan, peristiwa tak terduga pun terjadi  pada  pertengahan malam 19/05/21 hingga menyebabkan pagar sepanjang 10 meter milik pemerintah rusak parah. Diduga pagar tersebut dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Selain perusakan pagar, pada malam berikutnnya kembali lagi terjadi sebuah peristiwa pembakaran yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) pada dua Fasilitas umum lainya berupa kamar mandi umum.

Ketua POK Darwis (Kelompok Sadar Wisata) Apran Ridwan, selaku pengelolah kegiatan di Telaga Raja saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, pada saat kejadian, tempat rekreasi sedang ditutup, dan di lokasi Danau Raja sedang sepi baik siang maupun malam. Ia mengaku, atas peristiwa ini pihaknya telah melaporkan kejadiannya ke pihak kepolisian. Dia pun menyesalkan kejadian itu, sebab penutupan lokasi wisata ini merupakan salah satu niat Pemerintah untuk menekan tingkat laju tingkat penyebaran virus covid19.

''Soal perusakan pagar sudah kami laporkan langsung kepihak kepolisian, hanya saja kami belum mendapat informasi apapun terkait penyidikan polisi. Terbakar tadi malam. Pembakaran 2 unit WC yang ludes juga langsung dilaporkan kepihak kepolisian. Padahal menurutnya, hal ini merupakan hal yang positif untuk menjaga agar penyebaran virus Covid 19 tetap terjaga sesuai  perintah Bupati,'' kata Apran (red).

Menurutnya, organisasi POK Darwis telah mengelola tempat wisata itu selama 5 bulan dengan SK Dispora yang beranggotakan 35 orang. Pihaknyapun berharap, aparat hukum dari Polsek Inhu dapat menindaklanjuti hingga membongkar motif  pelaku dan mempertanggungjawabkan perbuatannya agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

''Mengenai motif nya, kami selaku pengelola tidak tahu, mungkin nuansanya faktor sakit hati yang jadi penyebabnya, diduga lantaran orang yang memiki lapak selama ini mengais rezek dilokasi inii  tiba-tiba kehilangan mata pencaharian setelah ditutup,'' ujarnya.

Sementara itu, Kepala Keamanan Danau Raja, Yuli Asman mengatakan, peristiwa perusakan dan pembakaran pada hari yang berbeda dilakukan oleh orang yang tidak dikenal terjadi pada malam hari dan hal itu terjadi disaat tidak ada penjagaan.

''Laporannya sudah sampai kepihak kepolisian, kami berharap semoga polisi bisa segera mengungkap siapa pelakunya dan menindak pelaku sesuai dengan perbuatannya,'' ujarnya. (Pinten S)

Iklan

iklan