Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

“Inhu,” Daerah Potensi Narkoba di Provinsi Riau Hingga Terpencil Kabupaten

31 Mei 2021, 19:36 WIB Last Updated 2021-05-31T15:02:06Z

Dua tersangka, yakni AS (30) warga Desa Batu Rijal Hilir dan THS (31) warga Desa Batu Rijal Hulu, ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Peranap dalam perjalanan menuju pondok kebun tersangka di kawasan Desa Batu Rijal Hilir, Sabtu 29 Mei 2021 pagi, pukul 06.30 WIB.


HARIANBERANTAS, INHU - Yang cukup mengherankan, Polrsek Peranap berhasil menangkap dua tersangka pengedar sabu dengan bubuk kristal 5,01 gram yang diduga sabu-sabu.

Bukan soal bobot dari total barang bukti yang diamankan, namun pengungkapan kasus narkoba ini sebenarnya dilakukan di daerah paling terpencil di Indragiri Hulu (Inhu), yakni Desa Batu Rijal Hilir, Kecamatan Peranap, barang bukti narkoba. 

Dua tersangka, yakni AS (30) warga Desa Batu Rijal Hilir dan THS (31) warga Desa Batu Rijal Hulu, ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Peranap dalam perjalanan menuju pondok kebun tersangka di kawasan Desa Batu Rijal Hilir, Sabtu 29 Mei 2021 pagi, pukul 06.30 WIB.

"Ada 21 paket sabu yang siap diedarkan yang diamankan dari tangan kedua tersangka dengan berat kotor 5,01 gram," kata Kapolres Inhu AKBP Efrizal SIK melalui PS Paur Humas Polsek Inhu Aipda Misran, Senin, 31 Mei 2021 pagi.

Lebih lanjut Misran menjelaskan, Sabtu dini hari, sekitar pukul 05.00 WIB, Kapolsek Peranap AKP Cecep Sujapar SH tiba-tiba memanggil Kepala Unit Reskrim, Aipda Yusmar SH, bersama 6 orang anggota Reskrim ke ruangannya.

Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim beserta anggotanya turun ke Desa Batu Rijal Hilir untuk mengusut sekaligus memastikan kebenaran informasi dari masyarakat terkait kegiatan peredaran narkoba di desa tersebut.

Tim langsung turun ke lapangan, sampai di Desa Batu Rijal Hilir sekitar pukul 06.00 WIB, tim menuju ke pondok gubuk yang sering dijadikan tersangka sebagai tempat persembunyian sekaligus bertransaksi narkoba.

Namun, saat tim masih menelusuri jalan setapak menuju pondok kebun, tim tersebut berpapasan dengan dua orang pria yang mengendarai motor Kanzen tanpa plat Nomor Polisi (Nopol) dan orang tak dikenal tersebut memiliki ciri khas yang sesuai dengan informasi dan hasil yang didapat. penyelidikan. Pengendara sepeda motor itu pun dicegat, saat badannya digeledah tidak ada Narkoba, namun saat tim membuka dan memeriksa tas pakaian milik AS, ditemukan 21 bungkus klep plastik yang diduga sabu. Kedua tersangka langsung diamankan.

Pencarian dilanjutkan ke gubuk tersangka, kembali ditemukan sejumlah benda yang berkaitan dengan aktivitas narkoba, seperti klep pembungkus sabu, timbangan digital, alat sedot sabu, ponsel yang digunakan tersangka untuk transaksi dan Rp. 1,2 juta uang  tunai hasil penjualan sabu-sabu termasuk 1 sepeda motor bekas tersangka turut di amankan.

Kedua tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Kepolisian Resor Peranap untuk pemeriksaan lebih lanjut, tutup Misran.(red)

Iklan

iklan