Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

DPRD Jabar Dukung Kebijakan Larangan Mudik 2021 untuk Tekan Angka Penularan Covid-19

6 Mei 2021, 19:58 WIB Last Updated 2021-05-18T13:02:15Z

TASIKMALAYA , HARIAN BERANTAS - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil XV Jabar (Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya) Viman Alfarizi mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik ke Idul Fitri 1442 H.

Hal tersebut sejalan dengan adanya tercatat dua wilayah di Jabar yang berstatus zona merah, yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

Menurut Viman, terkait kebijakan larangan mudik kali ini ada beberapa kebijakan bertahap yang perlu dipahami masyarakat.

Viman menjelaskan, kebijakan bertahap yang dimaksud adalah masa pengetatan pra mudik yang berlangsung dari 22 April - 5 Mei, peniadaan mudik dari 6 - 17 Mei, dan setelah masa pengetatan mudik 18 - 24 Mei.

“Kebijakan bertahap sudah bagus, atas nama DPRD saya dukung program (pelarangan mudik) oleh pemerintah,” kata Viman usai melakukan pemantauan di Posko Sekretariat Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (6/5/2021).

Viman menambahkan, saat ini Indonesia harus belajar dari kasus yang terjadi di India dimana lonjakan penyebaran Covid-19 terjadi setelah kegiatan masyarakat berskala besar.

“Kita harus merefleksikan negara seperti India kemarin, setelah ada festival keagamaan besar-besaran yang memicu lonjakan corona, jangan sampai Indonesia seperti itu,” kata anggota DPRD Jabar dari Fraksi Persatuan Gerindra.

Lebih lanjut, Viman berharap masyarakat Jabar mematuhi anjuran pelarangan mudik kali ini. Ini bertujuan untuk mencegah lonjakan kasus penularan Covid-19.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Jabar dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XV Ali Rasyid (Fraksi Gerindra Persatuan ), Neng Madinah (Fraksi Gerindra Persatuan ), KH. Tetep Abdulatip (Fraksi PKS), Arip Rachman (Fraksi PDI-P), dan Yod Mintaraga (Fraksi Partai Golkar).(*)

Iklan

iklan