Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dicekal Berpergian ke Luar Negeri

30 Apr 2021, 17:57 WIB Last Updated 2021-04-30T10:57:41Z

HARIANBERANTAS, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin bepergian ke luar negeri hingga enam bulan ke depan. Hal itu demi melancarkan tim penyidik KPK dalam melakukan penyidikan.



Azis Syamsuddin dicegah ke luar negeri oleh KPK untuk 6 bulan ke depan terhitung sejak 27 April 2021.


"KPK sesuai dengan tugas pokok dan kewenanganya dapat melakukan cekal. Semua kita lakukan untuk kepentingan memudahkan jika KPK memerlukan permintaan keterangan terhadap setiap orang yang diperlukan untuk pengumpulan keterangan saksi tentang apa yang diketahui, dialami atau didengar sesuai kesaksiannya," kata Ketua KPK Firli Bahuri, kepada Wartawan, Jumat (30/04/2021)


Seperti diketahui, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin disebut dalam kasus suap penyidik KPK dan Wali Kota Tanjungbalai.


Firli Bahuri beberapa waktu lalu mengatakan Azis Syamsuddin memperkenalkan Wali Kota Tanjungbalai Syahrial ke penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.


AKP Stepanus dijerat KPK setelah diduga menerima Rp1,3 miliar dari Rp1,5 miliar yang dijanjikan M Syahrial selaku Wali Kota Tanjungbalai. Pemberian uang itu dimaksudkan agar AKP Robin mengurus perkara dugaan korupsi di KPK yang diduga menjerat Syahrial.


Sebelumnya pada Rabu (28/04/2021), sejumlah penyidik KPK menggeledah ruang kerja Azis Syamsuddin di gedung DPR. Penggeledahan dilakukan KPK selama empat jam dan KPK membawa total lima koper.

Tak cuma di Gedung DPR, penyidik KPK juga menggeledah rumah dinas Azis Syamsuddin di Jalan Denpasar Raya C3/3, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Penggeledahan selesai pada pukul 21.47 Wib.


Setelah menggeledah rumah dinas Azis Syamsuddin, penyidik KPK membawa dua koper. KPK usai menggeledah beberapa lokasi menyatakan pihaknya menemukan bukti terkait dengan perkara yang melibatkan Azis Syamsuddin.


"Dalam proses penggeledahan, ditemukan dan diamankan bukti-bukti di antaranya berbagai dokumen dan barang yang terkait dengan perkara," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri, kepada Wartawan, Kamis (29/04/2021)***(JM

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_