Iklan

new-user-zone-banner

Iklan

CB Rent Cars
,

Iklan

Settia

Urus Surat Tanah di Desa Talang Jerinjing Harus Bayar Mahal

HARIANBERANTAS
7 Apr 2021, 20:34 WIB Last Updated 2021-08-03T12:30:21Z
HARIANBERANTAS, INHU- Jika masyarakat mengurus surat tanah di Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu mulai dari SP sampai ke SKGR, harus membayar jutaan rupiah, padahal hal ini tidak pernah diatur dalam  undang undang bahkan dari Presiden sama sekali.

Hal ini menjadi beban kepada masyarakat Desa Talang jerinjing. Namun demikian sudah dibayarpun kepada perangkat Desa yang mengurus juga surat tanah banyak  belum  keluar. Inilah lika liku Desa Tajir.

Inisial S. Warga Paya Rumbai ketika dikompirmasi  awak media mengatakan "Untuk mengurus surat SP dipatok harga oleh Sarno  Perangkat Desa Rp. 600.000, dan  SKGR Rp. 1.000.000,- diberikan ke Sarno. Hal ini sudah Hampir 10 tahun berjalan, ujarnya.

Inisial S juga desa Paya Rumbai  Dusun 3 mengatakan "Kita sudah berikan ke Sarno  Perangkat Desa untuk pembuatan 5 Bh surat SP yang seharga Rp. 600.000,-X 5 surat atas nama mesran, sabtu, yuli dan saharuddin. Semuanya, Rp. 3.000.000,- Sebelum pemilihan Bupati. Namun sampai saat ini suratnya belum selesai, ujarnya.

Inisial RR warga paya rumbai dari dusun 2, RT 2, RW 2 juga mengatakan "pernah beli Tanah dari seseorang warga waktu itu sudah SKGR, saya buat surat ganti nama, tapi dimudakan dari SKGR menjadi SP, seharga Rp. 600.000., melalu Sarno.

Kemudian saya bertanya ke Sarno "Kenapa dimudakan  ke SP surat SKGR tanah kami, sarno  mengatakan untuk mempermudah administrasi, nanti sulit mencari tanda tangan sipemilik  awal kata Sarno ke RR. 

Jika memang untuk pembuatan SP dan SKGR tidak ada biaya, kami seluruh masyarakat minta dikembalikan uang telah diambil mereka. Hampir ribuan surat tanah yang sudah diurus masyarakat melalui perangkat desa Sarno  dan Ucok ujarnya. 07/04/21. ***(Pinten S)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_