Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Sumbang Limbah, PT. SML Kangkangi Perjanjian di Pengadilan

23 Apr 2021, 12:04 WIB Last Updated 2021-08-03T12:30:21Z

HARIANBERANTAS, INHU - Walau sudah pernah di ikat perjanjian di hadapan Pengadilan, namun tetap di ulangi. Di mana sungai pejangki yang berada di wilayah Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Inhu itu, di akui Masyarakat di sana selalu tercemar limbah dari PKS.

Sumber limbah itu berasal dari dampak kolam milik Pabrik Kelapa Sawit PT. Sumatra Makmur Lestari ( SML ).”Ujar Taufik Hendri Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Indragiri Hulu ( Inhu ) pada awak media Kamis,(22/4-2021).


Kalau pihak PT.SML mengingat pernah membuat ikatan perjanjian berdasarkan Akta Perdamaian Nomor 25/Pdt.G-LH/2016 tertanggal 5 April 2017 yang di buat di hadapan Pengadilan Negeri ( PN ) Rengat, seharusnya tidak terulang lagi.


Jika masih terulang sungai pejangki itu tercemar limbah, artinya telah mengkangkangi perjanjian yang di sepakati dan dapat di denda atau pidana sebagaimana di atur tentang Perlindungan dan Pengolahan Lingkung Hidup dalam UU No.32 Tahun 2009.


Persoalan ini tetap dibawa melalui Lembaga Komisi III di DPRD Inhu ke Balai Penegakan Hukum ( Gakkum ) Wilayah Sumatra , hingga nanti menggiring tingkat Kementerian Lingkungan Hidup di pusat.”ucap janji Taufik.


Taufik juga menyesalkan adanya janji perusahaan akan memberikan 10.000 bibit kelapa sawit, dengan syarat masyarakat harus mempersiapkan lahan serta legalitas yang jelas.



Pihak perusahaan tidak ikhlas memberikan bibit itu, dan sampai kapan pun bibit tersebut tak akan dapat di diberikan.”tutup nada kesal Asal Dapil II untuk wilayah Kecamatan Seberida, Batang Cenaku dan Batang Gansal itu.


Sekeretatis Umum wilayah Sumatra dari PT.SML, Sunation mengaku tidak sengaja dengan adanya tercemar Sungai Pejangki. Bahkan kejadian tersebut sedang di investigasi internal. Kalau kran kolam limbah,bisa di buka, inilah yang sedang di lacak.


Sunation sebagai sekretaris menambahkan, benar ada perjanjian melalui Akta Damai yang di buat di hadapan PN Rengat Tahun 2017 lalu. Bahwa perusahaan tidak akan mengulangi dan akan memperhatikan lingkungan hidup di sekitar usaha perusahaan, dan tidak akan melakukan kegiatan yang dapat menyebabkan pencemaran sungai di sekitarnya ujarnya. 23/04/2021. ***(Pinten S)

MUSIK TERKINI

Iklan

iklan

FILM CINEMA

_