Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Sekitar 41 Jiwa Inhu Dimakan Covid-19

7 Apr 2021, 20:56 WIB Last Updated 2021-04-07T13:56:42Z

HARIANBERANTAS, INHU-  Jumlah kasus meninggal dunia akibat corona virus disease (covid-19)  dikabupaten indragiri hulu (inhu) kini  mencapai 41 orang. penambahan kasus terkonfirmasi C-19 ini dari keseluruhan pasien yang sebelumnya berstatus suspek atau pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP).


Dokumen satuan tugas penanganan covid-19 daerah kabupaten indragiri hulu terhitung dari bulan januari 2021 atau emapt bulan terakhir makin naik bahkan peningkatan pasien baru positif corona terus bertambah.

Bahkan, dua Kelurahan di Inhu bakal tidak diperbolehkan shalat tarawih berjamaah di mesjid dan mushalla selama bulan suci ramadhan. Namun, beribadahnya di rumah saja. Hal tersebut dikarenakan berdasarkan data berada di zona merah virus Corona. 

Daerah itu adalah Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Pasir Penyu dan Desa Sencano Jaya, Kecamatan Batang Peranap. Dimana, untuk tanjung gading terdapat 22 kasus. Sedangkan di Sencano Jaya sebanyak 16 kasus.

Juru bicara gugus satuan tugas penanganan covid-19 inhu Jawalter situmorang M.Pd dalam press rilis menjelaskan rabu (07/04/21), berdasarkan update data terakhir yang dihimpun dinas kesehatan kabupaten indragiri hulu sampai tanggal 06 April 2021 terdapat total komulatif suspect sebanyak 4669  kasus.

Dari kasus suspek tersebut dengan rincian isolasi mandiri sebanyak 208 orang, isolasi dirumah sakit 5 orang, selesai isolasi sebanyak 4.415 orang dan meninggal dunia 41 orang.

Sementara itu, lanjut Jawalter. Total komulatif kasus terkonfirmasi hingga saat ini berjumlah 1.493 orang, dengan rincian isolasi mandiri 115 orang, rawat dirumah sakit 5 orang, sembuh 1.334 orang, dan meninggal dunia 39 orang.

Sambung Jawalter, untuk komulatif pemeriksaan Rapid hingga dengan tanggal 06 april 2021 sebanyak 7.874 orang. Sedangkan komulatif pemeriksaan Swab sebanyak 5.612 orang.

Pemerintah menerapkan new normal (adaptasi kebiasaan baru) menuju masyarakat yang produktif dan aman dengan tujuan mempercepat penanganan C-19 dalam aspek kesehatan dan sosial ekonomi, untuk itu masyarakat dihimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Upaya untuk memutus mata rantai penularan corona virus disease satu satunya menerapkan protokol kesehatan, pakai masker bila keluar rumah dan ditempat kerja. selalu menjaga jarak (physical distancing), sering mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menghindari kerumunan (social distancing).

Semoga kita tetap sehat, dan selalu berada dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. semoga kita selalu bahagia, dan mari kita bersama sama berdo'a agar musibah ini cepat berlalu ujar Jawalter. ***(SH)

Iklan

iklan