Headlines News :
Home » » Mediasi Gagal: Biaya Tandatangan Oknum Perangkat Desa Talang Jerinjing Selangit di Protes Masyarakat

Mediasi Gagal: Biaya Tandatangan Oknum Perangkat Desa Talang Jerinjing Selangit di Protes Masyarakat

Written By HARIANBERANTAS on Rabu, 14 April 2021 | 10.03.00

HARIANBERANTAS, INHU- Sesuai orasi yang disuarakan Masyarakat hari jumat tanggal 08/04/21 jam 09.30 s/d jam 12.00 wib agar menghadirkan seluruh perangkat desa di Kantor Desa Talang Jerinjing untuk mediasi.


Mediasi antara Masyarakat dengan pihak Desa Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Inhu ini dilaksanakan dikantor desa talang Jerinjing, Senin (12/04/2021). Mediasi itu berkaitan biaya pembuatan Surat tanah yang dipatok oleh Perangkat Desa masih belum ada titik temu.

Rapat Di Aula Desa Talang jerinjing dihadiri Camat Rengat Barat Henri, Kasi tramtib Kecamatan, Kanit Intel Polsek Rengat Barat Akp P. Daulay, Babinsa, Babinkamtibmas Brig. Komar beserta perangkat desa Talang jerinjing yang tidak disertakan Plt Kades.


MH alias Ucok juru ukur dan yang mematok harga pembuatan tanah Desa ketika dimintai keterangan mengatakan " saya hanya meneruskan aturan terdahulu ini bukan kebijakan sendiri ujarnya.

Sarno Kaur Pemerintahan pematok harga dan penerima uang dari masyarakat juga mengatakan" hal ini bukan kebijakan sendiri, hanya meneruskan aturan terdahulu ujarnya.

Henri Camat Rengat Barat mengatakan " hal legalitas formal masyarakat mengurusnya ke Desa. Terkait biaya pengurusan surat, pungutan hanya dibolehkan sebesar Rp. 200.000.-
Gunanya untuk biaya orang ukur dan pembelian materai.

Jika ada terjadi diluar itu, adalah kesepakatan. Bilamana terjadi ketidak serasian maka mohon disampaikan ke BPD. Karena Bpd nantinya akan menyampaikan ke Kades..

Camat memang turut menandatangani didalam surat, karena setiap penerbitan surat SP dan SKGR agar ditertibkan dan teregistrasi dengan rapi. Camat tugasnya pembinaan di desa ujarnya.

AKP P. Daulay Kanit Intel Polsek mengatakan " saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak bapak yang ada di rapat ini karena menyampaikan aspirasinya secara sopan dan baik.

Apa yang bapak sampaikan akan kami sampaikan ke Bapak Kapolsek. Jikapun hal ini tidak selesai di desa, maka akan diselesaikan di kecamatan ujarnya.

Salah satu Perwakilan masyarakat yang hadir meminta, agar Ucok dan Sarno dapat berdiri didepan untuk menjelaskan soal pungutan dan mengembalikan uang yang sudah dipungut juga kepada siapa uang tersebut mengalir, jika tidak kita sudahi sampai disini kedepan kita lanjut dengan lebih ramai lagi ujarnya. 14/04/2021. ***(PINTEN. S)
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | PT.Berantas Pers Group | Berantas
Copyright © 2015. Harianberantas - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Berantas
Proudly powered by Berantas