Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Ratusan Warga Desa Dusun Tua Pelang Minta PT.SIR Ditutup Karna Dianggap Meresahkan

31 Mar 2021, 15:02 WIB Last Updated 2021-03-31T08:02:33Z

HARIANBERANTAS, INHU- Ratusan masyarakat desa dusun tua pelang kecamatan kelayang mendesak pemerintah kabupaten indragiri hulu (inhu), riau menutup perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS) PT. Sawit Inti Raya (SIR).


Desakan tersebut dilakukan warga tempatan karena merasa dirugikan dengan keberadaan pabrik tersebut yang telah membuat sebahagian jalan desa maupun jalan provinsi rusak. bukan hanya itu, masyarakat juga sudah mulai merasakan aroma bau dan tidak sedap terutama malam hari yang diduga berasal dari pabrik pengelolaan crude palm oil (CPO) milik PT. SIR.

"Tuntutan warga ditutup", sebab lokasi  didirikannya pabrik pengelolaan sawit tidak zonasi untuk pendirian industri. Ujar perwakilan masyarakat desa dusun tua pelang Idan isyono kepada harianberantas.co.id selasa (30/03/21).

Dijelaskan Idan, masyarakat yang berada disekitaran pabrik bahkan tidak pernah merasa memberi persetujuan untuk pendirian pabrik tersebut. namun aneh bin ajaib bahwa ditemukan warga ada rekomondasi dari desa mengatasnamakan masyarakat. bahkan ada temuan bahwa nama saya juga tercatut dalam surat tersebut paparnya. selain daripada itu, tambah Idan. masyarakat juga terganggu dengan suara bisingnya pabrik.

Lanjut Idan, bahwa dalam mendirikan PKS tersebut pihak PT. SIR tidak pernah memberitahukan kepada warga baik itu secara lisan ataupun tulisan dalam penyusunan dokumen analisa dampak lingkungan (amdal) dan tidak pernah mengikutsertakan masyarakat desa dusun tua pelang yang terkena dampak.

Akibat dari bau busuk yang bersumber dari PT. SIR masyarakat merasa sangat terganggu dan dan khawatir akan mengganggu kesehatan, sebab jarak dari pabrik PKS dengan pemukiman masyarakat sangat dekat. untuk itu kita masyarakat meminta agar aktifitas perusahaan dihentikan dan ditutup tegasnya. 

Disisi lain, kepala desa dusun tua pelang Riduan saat dikonfirmasi rabu (31/03/21) membenarkan bahwa telah mengeluarkan surat rekomondasi dari desa. " ya, sudah ada surat rekomondasi dari desa untuk pembangunan PKS PT. SIR katanya mengakui.

Ketika ditanya dapat tanda tangan warga darimana, saya tidak tau darimana. yang jelasnya rekomondasi sudah ada, saya memang tidak pernah mengumpulkan warga, namun saya hanya mengumumkan dimesjid mesjid dan di musholla jawab singkat kades.

Ketika wartawan mencoba konfirmasi dengan management perusahaan, baik langsung maupun dari seluler belum berhasil untuk klarifikasi hingga berita ini diturunkan. ***(SH)

Iklan

iklan