Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Lapas Kuansing Melebihi Kapasitas Membuat PWRI Riau Turun Gunung

26 Mar 2021, 14:48 WIB Last Updated 2021-03-26T07:48:21Z
HARIANBERANTAS, KUANSING - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau yang dikenal dengan sebutan Rumah Tahanan para Narapidana (Napi) adalah tempatnya para Narapidana yang tersandung kasus hukum berbagai persoalan.


Tentunya Lapas ini sangat di inginkan para Napi yang tidak sempit ketika hendak istrahat. Begitu juga keinginan Kepala Lapas dan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) ditempat tugasnya masing-masing.

Namun keinginan ini belum tentu terwujud dikarenakan banyaknya faktor penyebab.

Seperti halnya Lapas Teluk Kuantan Kabupaten Kuansing, kapasitas Lapas ini hanya mampu menampung Napi sebanyak 56 orang.

Hal ini disampaikan Yordani AMD. IP, S.Sos,MH melalui Aldino Octalaperta Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIB Teluk Kuantan Kab.Kuansing kepada Ketua dan OKK DPD PWRI Riau saat berkunjung ke Lapas ini. Rabu (24/03/2021).

"Sebenarnya kapasitas Lapas ini untuk 56 orang Napi, nah kini di isi 378 Napi," ucap Aldino KA.KPLP yang pernah bertugas sebagai KA. KPR Rutan Dumai ini.

Menurut Aldino, dengan kondisi melebihi kapasitas Lapas ini, pihak Lapas Teluk Kuantan cukup prihatin terhadap para Napi, mereka ada yang berhimpit-himpitan antar sesama Napi. 

"Ya mau bagaimana lagi," ujarnya. 

Dino juga mengatakan, bahwa Pemkab Kuansing sudah ada memberi Hibah Tanah seluas 2,5 Hektar untuk pembangunan Lapas Baru. Namun setelah ditinjau oleh Kementerian Hukum dan Ham, kondisi tanah melengkung, sehingga lebih besar pematangan lahan dari pada biaya pembangunan. 

"Untuk solusi yang kita ajukan yaitu, penambahan bangunan di area Lapas ini juga. Namun tinggal menunggu persutujuan Kemenkumham. Jika itu terbangun, maka akan menampung kapasitas normal sebanyak 150 Napi," beber Aldino. 

Saat ini, kata Dino, penghuni Lapas sebanyak 378 Napi, diantaranya Laki-laki : 367 Perempuan : 12. Pidana Khusus : 185, Narkotika : 271, illegal Loging : 2, Penambangan (PETI) : 17 dan Korupsi : 12.

"Meskipun kapasitas Lapas Teluk Kuantan ini melebihi kapasitas, namun tidak pernah terjadi keributan antar sesama Napi. Dan alhamdulillah Lapas Teluk Kuantan saat ini terbebas dari Narkoba. Dan itu sudah pernah disidak BNNK Kuansing pada 16 Februari 2021 lalu." ucap Aldino. 

Lanjutnya,"Kita mengucapkan terimakasih atas kunjungan DPD PWRI Riau ke Lapas ini." tandas KA. KPLP Teluk Kuantan Aldino.

Disaat itu, Feri Windria Ketua DPD PWRI Riau bersama OKK nya Mhd.Budianto, selain melaksanakan kunjungan ke Pengurus DPC PWRI Kuansing sekaligus berbagi sembako kepada warga kurang mampu. DPD PWRI Riau berkunjung ke Lapas Teluk Kuantan. 

"Kunjungan DPD PWRI Riau ke Lapas ini bertujuan menjalin silaturahmi kepada Kalapas. Sembari ingin mengetahui bagaimana situasi Napi di Lapas Teluk Kuantan," ucap Feri.

Kadatangan kita disambut baik oleh Kalapas melalui Aldino Octalaperta Kepala KPLP Lapas Teluk Kuantan.

"Dari penyampaian Aldino, kita cukup prihatin. Yang mana Lapas Teluk Kuantan ini over kapasitas. Tentunya membuat petugas Lapas Teluk Kuantan harus mampu mengayomi seluruh Napi agar tidak terjadi keributan akibat istrahat tidur sempit-sempitan," ucap Feri. 

Feri berharap kepada Kemenkumham, agar sesegera mungkin untuk merealisasikan pengajuan pihak Lapas Teluk Kuantan tersebut." tandas Ketua DPD PWRI Riau Feri Windria. ***(Tim)

Iklan

iklan